Sejumlah Tokoh NU Bereaksi atas Sebutan NU Tulen dan Tidak Tulen

KH Salahuddin Wahid, mengatakan, dirinya menolak pendapat tersebut karena Mahfud MD nyata-nyata menjadi Pengurus Pusat ISNU sampai sekarang

Sejumlah Tokoh NU Bereaksi atas Sebutan NU Tulen dan Tidak Tulen
Istimewa
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD 

Dikotomi NU Tulen dan Tidak Tulen Adalah Pekok Stadium 4

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kader Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah menjabat sebagai Menristek RI Muhammad AS Hikam bereaksi atas narasi adanya NU Tulen dan NU Tidak Tulen hanya untuk kontestasi atau persaingan dalam Pilpres.

KH Salahuddin Wahid, mengatakan, dirinya menolak pendapat tersebut karena Mahfud MD nyata-nyata menjadi Pengurus Pusat ISNU sampai sekarang.

Baca: Pengamat: Pak Mahfud Paket Lengkap untuk Cawapres

Selain itu, Yenny Wahid menyatakan, Mahfud MD adalah NU Tulen. Bahkan puteri Gus Dur tersebut ikut membagi sebuah infografis tentang delapan fakta ke-NU-an dalam bentuk keterlibatan Mahfud MD di lingkungan NU.

Tak ketinggalan, Prof. Rochmat Wahab, mantan Rektor UNY dan Ketua Pimpinan Wlayah NU Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan kesaksiannya tentang aktivitas Mahfud untuk kemajuanNU.

Ada juga testimoni dari KH Shofiyullah Muzammil dari DIY dan Kyai Badawi Basyir dari Jateng bahwa Mahfud MD sangat NU.

“Sebelum dikhitan saja beliau itu sudah NU”, kata KH Shofiyullah yang dosen UIN Sunan Kalijaga itu, yang diamini dgn testimoni KH Malik Madani yang pernah menjadi Katib Am PBNU di era KH Sahal Mahfudz dan KH Mustofa Bisri.

Terakhir, kiai paling sepuh dan tokoh khatismatik NU KH Maimun Zubair menegaskan bahwa dirinya sudah kenal Mahfud MD sebelum Gus Dur jadi Presiden.

“Pak Mahfud ini sejak dulu sudah sering ke sini sehingga saya tak ragu sedikitpun tentang ke-NU-nya”, kata KH Maimun Zubair kepada wartawan saat Mahfud MD berkunjung ke kediamannya di Sarang, Rembang, Jumat 20 Juli 2018 kemarin.

Baca: Cerita Tiga Saksi yang Melihat Korban Diduga Ditembak oleh Dua Orang di Penjaringan

Itulah sebabnya, Muhamnad AS Hikam mengatakan dirinya menolak keras dikotomi NU tulen dan tidak tulen untuk kampanye hitam jatuhkan lawan sesama Nahdhiyyin.

Seperti diketahui, beberapa oknum PKB membuat reaksi negatif atas mencuatnya Mahfud MD sebagai salah satu cawapres. Mereka mengatakan Mahfud bukan representasi NU, Mahfud bukan NU Tulen, Mahfud tak punya Kartu Tanda Anggota (KTA) NU, dan sebagainya.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help