Pilpres 2019

Soal Mahar Rp 500 M Sandiaga, Andi Arief Sebut Pihaknya Dapat Info dari Sejumlah Politisi Gerindra

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief akhirnya angkat bicara mengenai tudingan mahar Rp 500 miliar yang diberikan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Soal Mahar Rp 500 M Sandiaga, Andi Arief Sebut Pihaknya Dapat Info dari Sejumlah Politisi Gerindra
Capture YouTube
Andi Arief 

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

TRIBUNNEWS.COM -
 Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief akhirnya angkat bicara mengenai tudingan mahar Rp 500 miliar yang diberikan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Hal tersebut ia sampaikan melalui laman Twitter @AndiArief_ pada Sabtu (11/8/2018).

Andi Arief mengatakan apabila dirinya mendapat informasi adanya mahar politik tersebut dari politisi Gerindra, Fadli Zon, Dasco Ahmad, Prasetyo, dan Fuad Bawazier.

Diketahui, setelah mendapat informasi tersebut, Andi Arief langsung mengunggah postingan mengenai 'Jenderal Kardus' yang kemudian menjadi polemik.

Andi Arief menjelaskan apabila tujuan mengunggah informasi tersebut adalah agar Prabowo mengetahuinya dan bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih cawapres.

"Soal Mahar ke PKS dan PAN maaing2 500 M ini penjelasan Saya: Sekjen Hinca, Waketum Syarief Hasan dan sekrt Majelis tinggi partai Amir Syamaudin mendapat penjelasan itu langsung dari tim kecil Gerindra Fadli zon, Dasco, Prasetyo dan Fuad Bawazier 8 Agustus 2018 pk 16.00 .

Soal Mahar 500 M masing2 pada PAN dan PKS itu yang mwmbuat malam itu saya mentuit jendral kardus.

Besar harapan saya dan partai Demokrat Prabowo mwmilih Cawapres lain agar niat baik tidak rusak.

Tanggal 9 Agustus pagi, pertemuan SBY-Prabowo membahaa soal bagaimana kembalikan politik yang baik dan terhormat tanpa mahar.

Halaman Selengkapnya >

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help