Gempa di Lombok

576 Gempa Susulan Terjadi di Lombok

Kata Sutopo, diperkirakan gempa susulan ini masih akan terjadi hingga 4 minggu ke depan.

576 Gempa Susulan Terjadi di Lombok
Puspen TNI/Puspen TNI
Pengiriman bantuan korban gempa di Lombok melalui udara terus dilakukan. Bantuan logistik diterbangkan ke daerah Kahyangandan daerah Bayan yang susah dijangkau kendaraan darat. Pengiriman bantuan terus dilakukan agar bantuan dapat digunakan bagi korban gempa yang sangat dibutuhkan. Hal itu dikatakan oleh Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok di dalam Posko PDB, bertempat di lapangan Tioq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Jumat (10/8/2018). (Puspen TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga Minggu (12/8/2018) pukul 15.00 WITA, sudah 576 gempa susulan mengguncang wilayah NTB dan sekitarnya.

Gempa susulan ini terjadi usai gempa besar 7 SR sebelumnya.

"Intensitas gempa susulan kecil," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan, Minggu (12/8/2018).

Kata Sutopo, diperkirakan gempa susulan ini masih akan terjadi hingga 4 minggu ke depan.

Baca: Satgas Siaga Bencana ESDM Serahkan Paket Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Penanganan darurat dampak gempabumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Penanganan terus dilakukan. Data korban terus bertambah.

Hingga Sabtu (12/8/2018) tercatat 392 orang meninggal dunia akibat gempabumi 7 SR di wilayah NTB dan Bali.

Sebaran korban meninggal dunia akibat gempa adalah di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang.

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa.

Korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dimana 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan.
Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Sementara itu pengungsi sebanyak 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian.

Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Kerusakan fisik meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help