Pilpres 2019

Diisukan Diperiksa Polisi Terkait Kasus Asian Games, Ini Jawaban Erick Thohir

Erick Thohir disebut-sebut diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Diisukan Diperiksa Polisi Terkait Kasus Asian Games, Ini Jawaban Erick Thohir
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Erick Thohir memberikan keterangan pers di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Erick Thohir, mengaku jadi sasaran kampanye hitam (black campaign) di media sosial.

Kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games mencuat di media sosial.

Erick Thohir disebut-sebut diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Erick menanggapinya sebagai black campaign atau kampanye hitam.

"Saya rasa yang namanya black campaign biasa," ujar Erick di kantor Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Baca: Demokrat Sebut Laporan Asia Sentinel soal SBY Hanya Fitnah dan Omong Kosong

Erick mengatakan, kabar itu jauh dari fakta yang ada.

Ia pun enggan membuat pernyataan, karena pihak Polda Metro Jaya sudah memberikan klarifikasi bahwa kabar Erick diperiksa tersebut tidak benar.

"Saya tidak ingin bikin statement, karena kita mesti menghormati hukum. Tetapi dari pihak kepolisian langsung mengangkat, itu tidak benar," kata Erick.

Menurut Erick, kampanye hitam yang ditujukan kepadanya itu, satu contoh yang tidak patut terjadi menjelang Pemilihan Presiden 2019.

"Nah ini tidak mendidik. Dan akhirnya ada saling serang, yang akibatnya nanti enggak bagus," ucap Erick.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved