Ditjen PAS Klaim Tidak Ada Lagi Diskriminasi Perlakuan Terhadap Napi

"Setya Novanto menempati kamar hunian ukuran 250 x 350 cm yang dihuni juga oleh narapidana lainnya," kata Ade.

Ditjen PAS Klaim Tidak Ada Lagi Diskriminasi Perlakuan Terhadap Napi
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Setya Novanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Ade Kusmanto menanggapi hasil sidak Ombudsman di Lapas Sukamiskin, Bandung Jawa Barat pada Kamis (13/9/2018) malam.

"Tidak ada lagi diskrimnasi perlakuan antara napi satu dengan lainya. Termasuk perlakuan kepada Setya Novanto," kata Ade dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com pada Jumat (14/9/2018).

Ade mengatakan ukuran kamar yang dihuni Novanto juga dihuni oleh narapidana lainnya.

Ade menjelaskan di Lapas Sukamiskin terdapat dua ukuran kamar. Ade menerangkan seluruh kamar tersebut dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Pertama, kamar berukuran 160 cm x 250 cm yang berjumlah 381 kamar atau lebih dari 70 % dari total 544 kamar di Lapas Sukamiskin.

Kedua, kamar berukuran 250 cm x 350 cm yang berjumlah 163 kamar.

Baca: Bawaslu Minta Semua Pihak Patuhi Putusan MA

"Setya Novanto menempati kamar hunian ukuran 250 x 350 cm. Narapidana lain juga menghuni kamar ukuran itu," kata Ade.

Ade menjelaskan saat ini Lapas Sukamiskin sedang dalam pembenahan dan penertiban agar tidak terjadi lagi peristiwa seperti tertangkapanya para pejabat Lapas Sukamuskin karena pemberian fasilitas kepada warga binaan.

Baca: Pemerintah Siapkan Aplikasi Transportasi Online yang Siap Bersaing Sehat dengan Go-Jek dan Grab

Menurut Ade, pembenahan dan penertiban dilakukan bertahap untuk menghindari gejolak yang menggangu stabilitas keamanan dan ketertiban Lapas Sukamiskin.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help