Ibas Soroti Budaya Gotong Royong yang Mulai Pudar

Budaya gotong royong yang mulai ditinggalkan oleh masyarakat menjadi keprihatinan tersendiri bagi Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono

Ibas Soroti Budaya Gotong Royong yang Mulai Pudar
Istimewa
Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas. 

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Budaya gotong royong yang mulai ditinggalkan oleh masyarakat menjadi keprihatinan tersendiri bagi Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas.

Menurutnya masyarakat harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghindarkan perpecahan dan meningkatkan toleransi dengan sesama bangsa Indonesia.

Baca: PDIP: Jokowi di Iklan Bioskop sebagai Kepala Negara

Baca: Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan Terkubur di Kedalaman 30 Cm

Hal ini diungkapkan Ibas dalam penyampaian Empat Pilar di Kecamatan Panekan Magetan Jawa Timur.

“Kita harus budayakan gotong royong, bukan gotong-gotong atau royong-royong, kita tidak boleh apatis dan tidak peduli dengan sesama kita, sesama bangsa Indonesia, karena kita satu, kita bersaudara,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima, Kamis (13/9/2018) kemarin.

Toleransi antar umat beragama, dijelaskan Ibas juga sangat diperlukan Indonesia saat ini, kita tidak mau hanya karena berbeda keyakinan, maka terjadi perpecahan, Ibas yakin oleh karena banyak perbedaan, Indonesia menjadi lebih berwarna.

“Jangan sampai perbedaaan ini menjadi sandungan buat kita untuk memajukan Indonesia yang makmur dan sejahtera,” papar suami Aliya Rajasa ini.

Setiap warga negara berhak menikmati kemakmuran secara merata, dengan meningkatnya aktifitas ekonomi masyarakat diharapkan Ibas akan mampu mendorong turunnya angka kemiskinan.

”Ayo kita terus bekerja, pantang menyerah, lengkapi diri kita dengan ilmu pengetahuan yang luas, agar kita punya banyak kesempatan untuk mengembangkan diri dan sukses,” pungkasnya.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help