Pilpres 2019

Tanggapan Jokowi Soal Wacana Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris

Sebelumnya, sempat mengemuka wacana debat pilpres menggunakan bahasa Inggris.

Tanggapan Jokowi Soal Wacana Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris
Tribunnews.com/Claudia Noventa
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi atlet paralimpik bulu tangkis dan tenis meja di Hartono Trade Center, Solo Baru, Jawa Tengah, Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal calon presiden Joko Widodo menanggapi perihal wacana debat pilpres menggunakan bahasa Inggris. 

Jokowi, sapaan akrabnya, menyebut  hal itu tak diperlukan. Mengingat Indonesia memiliki bahasa pemersatu, yakni bahasa Indonesia. 

"Kita ini kan bangsa Indonesia, kita punya bahasa nasional Indonesia," ujar Jokowi, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). 

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan poros Prabowo Subianto-Sandiga Uno berencana mengusulkan debat kandidat dengan bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto.

Yandri menuturkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris.

Untuk itu, kata dia, bahasa Inggris di debat capres-cawapres menjadi tak masalah meski di UU tentang Kebahasaan pidato resmi wajib disampaikan dalam Bahasa Indonesia.(*)

"Namun karena presiden bergaul di dunia internasional, supaya tidak ada kesalahan komunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara, ya memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa luar dari bahasa Indonesia itu," ujar Yandri. 

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help