Gempa di Sulteng

Korban Gempa dan Tsunami di Sigi Ingin Anak Segera Masuk Sekolah

Warga Desa Soulowe, Sigi, Sulawesi Tengah berharap anak-anak segera bersekolah pasca gempa menerjang wilayahnya.

Korban Gempa dan Tsunami di Sigi Ingin Anak Segera Masuk Sekolah
TRIBUN/DANY PERMANA
Warga mencari barang berharga dan keluarganya yang masih hilang di sekitar kediamannya yang telah tersapu tsunami di kawasan pelabuhan Wani I, Kabupaten Donggala, Selasa (9/10/2018). Gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah mengakibatkan ribuan warga yang selamat mengungsi ke tempat-tempat aman. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, SIGI - Warga Desa Soulowe, Sigi, Sulawesi Tengah berharap anak-anak segera bersekolah pasca gempa menerjang wilayahnya.

"Tolong diperhatikan pendidikan bagi anak-anak kami. Kami ingin anak-anak kami segera bisa bersekolah," ujar Nasbudin saat berbincang di lokasi pungsian, Minggu (14/10/2018).

Nasbudin menambahkan anak-anak dan lansia masih sangat trauma atas bencana yang menimpa Sulawesi Tengah.

"Belum ada sebelumnya, bencana yang sehebat ini. Warga sangat butuh terutama anak-anak. Mereka selalu banyak menangis karena gempa ini," tutur Nasbudin

Pria berusia 50 tahun itu, juga menuturkan masyarakat Sigi banyak yang membutuhkan bantuan berupa beras dan kebutuhan poko.

Baca: Akhir Oktober, Pemerintah Jepang Ajukan RUU Imigrasi yang Baru terkait Tenaga Kerja Asing

"Air disini udah banyak, kami butuhnya beras itu yang dibutuhkan disini," ujar Nasbudin.

Warga lainnya, Abdullah menambahkan, masyarakat mulai mengalami penyakit gatal-gatal.

Meski air bersih ada, di beberapa titik masih tercemar dan tidak layak digunakan.

"Kemarin dua hari lalu satu dokter dan perawat datang membantu pengungsi. Tapi belum ada lagi, anak-anak gatel-getel semua" ujar Abdullah.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved