Pemilu 2019

Dukung Dana Saksi Pemilu Dibiayai Negara, Ketua Umum Golkar: Hadirkan Keadilan bagi Semua Parpol

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto mendukung usulan dana saksi dibiayai negara melalui APBN 2019.

Dukung Dana Saksi Pemilu Dibiayai Negara, Ketua Umum Golkar: Hadirkan Keadilan bagi Semua Parpol
Chaerul Umam
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto mendukung usulan dana saksi dibiayai negara melalui APBN 2019.

"Kalau dilihat kan pimpinan Komisi II sudah ada kesimpulan mengenai itu dan tentunya partai Golkar mendukung itu dan karena itu dibahas Banggar," ujar Airlangga di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Baca: Ini 4 Olahraga yang Harus Dihindari Wanita yang Sedang Menstruasi

Menurut Airlangga pembiayaan saksi oleh negara menghadirkan asas keadilan bagi seluruh partai peserta Pemilu 2019.

Sebab, saksi dalam pemungutan suara merupakan suatu unsur penting demi terselenggaranya demokrasi yang sehat.

Menteri Perindustrian itu juga setuju jika dana itu dikelola Bawaslu.

"Tentunya asas keadilan karena pemilu ini kan pilpres pemilu DPR, DPD dan salah satu faktor krusial untuk menjalankan demokrasi itu adalah saksi," jelasnya.

"Oleh karena itu saksi itu diberikannya secara adil dan merata kepada seluruh parpol. Tetapi anggaran ini tidak dikelola parpol jadi, dikelola oleh Bawaslu," pungkas Airlangga.

Sebelumnya, Komisi II DPR RI mengusulkan dana saksi Pemilu 2019 ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah dan bukan dibebankan ke partai politik.

Usulan dana saksi dibebankan ke pemerintah muncul lantaran Komisi II menilai tidak semua partai politik peserta Pemilu punya dana yang cukup untuk membiayai saksi.

Usulan itu telah disetujui oleh 10 fraksi DPR. Komisi II juga sudah mengajukan anggaran tersebut ke Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Namun demikian, total anggaran yang nantinya akan dialokasikan tergantung dari ketersediaan uang negara.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved