Rencana Pemindahan Kedubes Tak Pengaruhi IA-CEPA

Ia menerangkan, sejak kedatangan PM Scoot Marinson ke Indonesia pada beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan perundingan terkait IA CEPA

Rencana Pemindahan Kedubes Tak Pengaruhi IA-CEPA
Tribunnews.com/Rina Ayu
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir di ruang Palapa, Kantor Kemlu RI, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Seolah tak terpengaruh dengan adanya rencana pemindahan Kedutaan Besar Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem, Indonesia dan Australia akan menandatangani Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA CEPA) pada akhir tahun mendatang.

"Diharapkan penandatanganan IA-CEPA dapat dilakukan pada akhir tahun," ujar ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir di ruang Palapa, Kantor Kemlu RI, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Ia menerangkan, sejak kedatangan PM Scoot Marinson ke Indonesia pada beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan perundingan terkait IA CEPA telah selesai.

"Tapi masih ada beberapa isu yang masih dibahas, antara lain soal penerjemahan bahasa yang harus diselesaikan. Harapannya tentu ini dapat ditanda tangani akhir tahun," terang pria yang kerap disapa Tata.

Namun, ia menegaskan sikap Indonesia terkait niatan pemindahan tersebut, tak sama sekali mendukung dan berada di pihak Palestina.

Baca: Pengamat: Realistis Sikap PAN Lebih Fokus Raup Kursi DPR Ketimbang Berjuang Menangkan Prabowo-Sandi

"Yang bisa ditanggepi terkait Palestina, posisi Indonesia sudah ditanggapi oleh Menlu kemarin. Posisi Indonesia mengenai Palestina tegas dan jelas. Tidak akan berubah (mendukung perdamaian)," jelas dia.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hak Indonesia tidak setuju atas langkah Australia itu karena mengganggu kedaulatan negara lain, namun perjanjian dagang kedua negara adalah hal yang berbeda.

"[IA-CEPA] Berjalan, ga ada masalah," kata Luhut, Rabu (17/10/2018).

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved