Pilpres 2019

Yusril Sebut Draf Koalisi dari Ulama Tidak Direspon, Ini Jawaban Sandiaga Uno

Sandiaga Uno membantah tidak merespon draf koalisi yang disodorkan ulama kepada Prabowo-Sandi.

Yusril Sebut Draf Koalisi dari Ulama Tidak Direspon, Ini Jawaban Sandiaga Uno
Istimewa
Sandiaga Uno saat berdialog dengan nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari Jalan Blanak nomor 10 C, Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (25/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno membantah tidak merespon draf koalisi yang disodorkan ulama kepada Prabowo-Sandi.

Menurutnya kesepakatan dukungan ulama telah terjalin salah satunya dengan ditandatanganinya hasil Ijtima ulama oleh Prabowo-Sandi.

"Draft, kita sudah tandatangan kok deklarasi politik. Sudah kita tanda tangani dan itu sudah kita umunkan kan yang hasil ijtima ulama 2," ujar Sandi, Kamis (8/11/2018).

Sebelumnya Yusril menyebut Prabowo-Sandi tidak merespon draf format koalisi yang disodorkan para ulama.

Draft tersebut disodorokan Yusril karena format koalisi yang dibangun Prabowo tidak jelas, dan terkesan menguntungkan partai Gerindra di Pileg 2019.

Baca: Muzani Mengaku Belum Pernah Baca Draft Format Koalisi dari Yusril

Sandi mengaku tidak tahu draft yang dimaksud Yusril tersebut. Hanya saja yang pasti, pihaknya mengucapkan selamat kepada Yusril yang telah bergabung dengan kubu Jokowi.

"Saya sudah ucapkan selamat kepada pa Yusril, silakan bekerja di bidang hukum. kami fokus di ekonomi," katanya.

Sandi enggan mengomentari lebih lanjut, mengenai polemik draf kesepakatan koalisi tersebut.

Lebih baik menurutnya energi dihabiskan untuk membicarakan masalah ekonomi.

"Kita fokusnya ekonomi. Kita sudah hentikan pembicaraan yang tidak memfokuskan ekonomi. Karena yang dikeluhkan masyarakat adalah ekonomi. Kita lebih baik menghabiskan energi untuk berbicara diskursus di ekonomi,"pungkasnya.

Sebelumnya Yusril mengeluhkan format koalisi yang tidak jelas dibangun oleh kubu Prabowo-Sandi. Keluhan tersebut kemudian disampaikan kepada Rizieq Shihab.

Sejumlah ulama kemudian menyusun draft format koalisi yang kemudian diserahkan kepada Prabowo-Sandi. Namun hingga kini draft tersebut tidak direspon.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved