Kementerian Agama Kembangkan Aplikasi 'Haji Pintar', Seperti Apa?

aplikasi Haji Pintar berisi panduan dan informasi dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Kementerian Agama Kembangkan Aplikasi 'Haji Pintar', Seperti Apa?
Videezy
Ilustrasi 

Laporan Reporter Kontan, Umi Kulsum

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Informasi terkini mengenai haji menjadi salah satu kebutuhan umat muslim di Indonesia. Menyadari hal ini, Kementerian Agama (Kemnag) terus berupaya melakukan perbaikan dalam sistem informasi haji.

Salah satunya dengan melakukan pengembangan aplikasi Haji Pintar yang berisi panduan dan informasi dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kebutuhan informasi melalui teknologi tidak bisa dihindari. Karena, saat ini orang mulai malas mencari informasi face to face,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali melalui siaran pers, Selasa (13/11/2018).

Baca: Stan Lee Meninggal - Pemeran Iron Man, Wolverine, Deadpool, Thor, Hulk Sampaikan Belasungkawanya

Menurutnya, selama ini aplikasi Haji Pintar yang merupakan besutan Direktorat Pelayanan Luar Negeri Ditjen PHU telah  membantu memberi kemudahan bukan hanya bagi jemaah, tetapi juga bagi para petugas selama berada di Tanah Suci. 

Baca: Setiawan Lim, Pengusaha Kafe Pecinta Motor Harley yang tetap Gila Touring di Usia 70 Tahun

"Saya merasakan sendiri, sebagai petugas terbantu dengan adanya aplikasi Haji Pintar. Misalnya saat musim haji, di mana Siskohat di closed, calon jemaah haji bisa mengecek kapan tahun keberangkatannya melalui aplikasi Haji pintar," kata Nizar.

Ke depan, Nizar berharap  pengembangan Haji Pintar dapat mengakomodir kebutuhan informasi haji yang lebih luas.

Selain banyak berisi informasi haji saat berada di tanah suci saja, tetapi juga memuat informasi yang dibutuhkan oleh calon jemaah haji yang ada di tanah air.

"Sasaran penggunanya harus lebih luas, bukan hanya mereka yang berangkat ke tanah suci pada musim haji saja. Tetapi juga calon jemaah haji kita yang berada dalam antrean panjang di tanah air," tuturnya

Nizar juga mengharapkan aplikasi Haji Pintar juga dapat menjadi sarana pelaporan bagi para petugas haji di tanah suci.

“Tahun 2019 basisnya sudah informasi teknologi atau IT. Jadi laporan petugasnya diharapkan sudah tidak manual lagi, tetapi berbasis IT,” tegas Nizar.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved