Jalani Persidangan di Pengadilan Tipikor, Rooslynda Marpaung Tetap Tampil Menawan

Penampilan terdakwa Rooslynda Marpaung setiap bersidang di Pengadilan Tipikor Jakarta selalu menjadi sorotan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penampilan terdakwa Rooslynda Marpaung setiap bersidang di Pengadilan Tipikor Jakarta selalu menjadi sorotan.

Bagaimana tidak, duduk di kursi terdakwa, Rooslynda Marpaung tetap memperhatikan kecantikan dan gaya berbusana.

Di sidang kali ini, Kamis (6/12/2018) Rooslynda Marpaung menggunakan busana bernuansa biru tua. Diaa menggunakan baju lengkap dengan manik-manik dan rok panjang berwarna biru tua.

Bukan hanya penampilan, Rooslynda Marpaung juga merias parasnya serta menata rambutnya agar kian menunjang penampilan.

Sementara terdakwa yang lain, Rinawati Sianturi memilih menggunakan busana berwarna putih dengan wajah dihiasi alis, perona pipi hingga bibir merah. Rambutnya diikat separuh ke belakang.

Diketahui Rooslynda Marpaung merupakan mantan anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Perduli Rakyat Nasional (PPRN) periode 2009-2014 dan mantan anggota DPR RI aksi Partai Demokrat periode 2014-2019.

Sedangkan Rinawati Sianturi merupakan anggota DPRD Prov Sumut Fraksi PPRN periode 2009-2014 dan Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) periode 2014-2019.

Selain keduanya, masih ada tiga terdakwa lain yang disidangkan yakni Rijal Sirait, Fadly Nurzan, dan Tiaisah Ritonga.

Mereka didakwa menerima suap dari eks gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho dengan jumlah berbeda daan secara bertahap.

Uang suap diberikan Gatot Pujo Nugroho agar para terdakwa mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut TA 2012.

Pengesahan perubahan APBD Sumut TA 2013, Pengesahan APBD Sumut 2014, pengesahan perubahan APBD Sumut tahun 2014 serta pengesahan terhadap APBD Provinsi Sumut tahun 2015.

Sementara untuk terdakwa Rinawati Sianturi dan Tiaisah Ritonga, uang itu juga diberikan agar mereka mengesahkan LPJP APBD Sumut Tahun Anggaran 2014.

Atas perbuatannya, mereka didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. (*)

Baca: Mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Bersaksi di Sidang Eks Anggota DPRD Sumut

Baca: Dihadapan Jaksa KPK, Gatot Pujo Nugroho Mengaku Sudah Bosan Bolak-balik Pengadilan Tipikor Jakarta

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved