Pembantaian Pekerja di Papua

Surya Paloh Dukung Upaya Pemerintah Buru Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mendukung langkah tegas pemerintah menindak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Surya Paloh Dukung Upaya Pemerintah Buru Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua
TRIBUN/ABRAHAM DAVID
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mendukung langkah tegas pemerintah menindak kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang membunuh 20 warga sipil dan TNI di Nduga, Papua.

Menurut Surya Paloh, sikap partainya sama dengan yang ditunjukan Pemerintah Jokowi-JK dalam menyikapi aksi KKB di Papua.

Ia menegaskan seluruh kader NasDem di Papua menentang tindakan KKB.

Baca: TGB Zainul Majdi Sindir Ceramah Habib Bahar Tidak Cerminkan Nilai Keadaban Islam

"Saya sama dengan sikap pemerintah. Itulah sikap Nasdem. Konsolidasikan keluarga besar Nasdem saudara kita banyak di Papua dan Papua Barat untuk menyatakan menentang itu," tegas Surya Paloh di Banda Aceh, Aceh, Kamis (6/12/2018).

Baca: Tanggapi Polemik Ceramah Habib Bahar, Deddy Corbuzier Singgung Atta Halilintar dan Ria Ricis

Dirinya juga mendukung langkah pemerintah untuk melanjutkan pembangunan di Papua.

Menurutnya ancaman tersebut tidak boleh membuat pemerintah gentar untuk membangun Papua serta wilayah lain.

Baca: Apresiasi Hakim Hingga Senyuman Dalam Sidang Vonis Zumi Zola di Pengadilan Tipikor Jakarta

"Menyatakan kesiapan dan meminta agar pemerintah pusat tidak menghentikan progres pembangunan infrastruktur yang sudah berjalan di Papua," kata Surya Paloh.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan TNI-Polri untuk memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang membunuh 19 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua dan satu anggota TNI.

Baca: 10 Akun Twitter Milik Politisi dan Pejabat Negara Paling Banyak Dibicarakan Selama Tahun 2018 Ini

Jokowi menegaskan peristiwa itu tak akan membuat takut bangsa ini untuk melanjutkan pembangunan di Papua.

"Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Indonesia. Dan kita tidak akan pernah takut," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved