Pembantaian Pekerja di Papua

14 Jenazah Korban Penembakan KKB di Papua Diterbangkan ke Makassar

16 jenazah korban kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

14 Jenazah Korban Penembakan KKB di Papua Diterbangkan ke Makassar
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
Sejumlah pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 16 jenazah korban kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Para korban diberangkatkan dari Timika menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, Jumat (7/12/2018) sekira pukul 15.00 WIT.

Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, dari 16 korban tersebut sebanyak 2 korban diterbangkan ke Jakarta.

Baca: Dengan Jak Lingko, Warga Hanya Bayar Ongkos Sekali Dalam Waktu 3 Jam

"Sudah kita berangkatkan seluruh jenazah yang 16 orang ke rumah duka mengunakan pesawat herucles milik TNI. Ada 16 jenazah di berangkatkan ke Makassar. Sementara ke Makassar, kemudian di Makassar nanti diturunkan 14 jenazah karena ada yang ke Gowa ada yang ke Toraja dan lainnya. Kemudian dua jenazah diterruskan ke Jakarta," ujar Aidi saat di hubungi, Jumat (7/12/2018).

Namun, Aidi mangaku tidak mengetahui alamat dua jenazah yang diterbangkan ke Jakarta tersebut.

"Untuk selanjutnya ke alamat mereka saya enggak hapal alamat-alamatnya," ucap Aidi.

Baca: Ketua MPR Sebut Pembantaian Pekerja di Papua Sebagai Pelanggaran Berat

Aidi menyebut dari ke-16 korban yang diterbangkan tersebut seluruhnya sudah teridentifikasi.

"Baru saja take off pesawat hercules dari Timika sudah teridentifikasi semu 16nya," kata Aidi.

Dari informasi yang dihimpun, berikut nama-nama korban tewas penembakan KKB yang diberangkatkan ke Makassar:

Halaman
12
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved