Forum Santri Bakal Angkat Jokowi Jadi Bapak Santri Indonesia

Deklarasi FSI dilakukan di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12/2018), dan diterima langsung oleh Maruf Amin

Forum Santri Bakal Angkat Jokowi Jadi Bapak Santri Indonesia
Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat memberikan sambutannya pada pembukaan pembukaan Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) 2018 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Santri Indonesia (FSI) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Maruf Amin.

Deklarasi FSI dilakukan di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12/2018), dan diterima langsung oleh Maruf Amin.

Baca: Maruf Amin Kiai Ajak Santri Lawan Hoaks Isu Jokowi Anggota PKI

Ketua Dewan Pembina FSI, Rokhmin Dahuri mengatakan kedatangan itu untuk bersilaturahmi dengan Maruf Amin.

FSI bahkan akan mendeklarasikan Presiden Jokowi sebagai 'Bapak Santri Indonesia'.

"Kami bertekad bulat ingin berikhtiar secara maksimal, berdoa secara ikhlas kepada Allah, supaya Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin terpilih sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Rokhmin.

Deklarasi lalu dilakukan dengan menyampaikan berbagai alasan mendukung Jokowi - Maruf Amin. Termasuk sosok Maruf Amin yang mengusung gagasan ekonomi arus baru.

"Intinya konsep itu ingin membantu Pak Jokowi untuk menambal hal yang masih kurang, memperbesar manfaat dan mereduksi kebutuhan orang miskin. Konsep Kiai Ma'ruf Amin sangat jitu," jelas Rokhmin.

"Pribadi Pak Jokowi yang sangat merakyat, lahir dari kampung dan rakyat kecil. Lalu Kiai Ma'ruf, ulama besar, yang akhlaknya Insya Allah sangat mulia sekaligus merakyat. Dengan ini bisa baik Indonesia membangun bangsa," tambah Rokhmin.

Baca: Survei indEX: Elektabilitas Jokowi - Maruf Amin Unggul 20 persen dari Prabowo - Sandi

Ketua FSI Irwan Ari Kurnia, mengatakan pihaknya berencana menggelar acara untuk mendapuk Presiden Jokowi sebagai Bapak Santri Indonesia. Gelar itu dinilai pantas. Sebab bila tidak ada Presiden Jokowi, maka takkan ada penetapan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober.

"Insya Allah nanti kami kkan mengadakan, memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan keputusan Hari Santri Nasional. Dan akan kita angkat menjadi Bapak Santri Indonesia," ungkap Irwan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved