Tito Karnavian Ingatkan Pentingnya Jalin Komunikasi Rutin dengan Media

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnaivan mengingatkan pentingnya Polri menjalin komunikasi rutin dengan media

Tito Karnavian Ingatkan Pentingnya Jalin Komunikasi Rutin dengan Media
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadiri dan membuka Rapat Konsolidasi dan Anev Tim Multimedia Humas Polri Tahun 2018.

Rapat ini digelar sekira pukul 07.30 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2018).

Baca: Polri Turunkan Polwan Lebih Banyak Untuk Misi Perdamaian PBB

Pantauan Tribunnews.com, rapat ini diikuti oleh Kabid Humas serta perwira multimedia dari Polda se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnaivan mengingatkan pentingnya Polri menjalin komunikasi rutin dengan media.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnaivan, hal itu penting agar kedua belah pihak memiliki pandangan yang sejalan, khususnya terkait keamanan negara.

"Lakukan kerja sama baik formal maupun informal di media konvensional. Ngobrol, diskusi, makan sama-sama atau kegiatan outdoor dengan teman-teman media dilakukan," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnaivan, di lokasi, Senin (17/12/2018).

"Sehingga terbangun satu kesamaan pandangan jika berbicara kepentingan bangsa dan negara dan stabilitas keamanan. Ini hanya bisa diwujudkan melalui komunikasi," kata Kapolri Jenderal Tito Karnaivan.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Tito Karnaivan juga mengimbau jajarannya untuk selalu mengecek dan memperhatikan informasi yang beredar.

Baca: Polri Mengirim Pasukan Garuda Bhayangkara ke Lima Misi PBB

Kapolri Jenderal Tito Karnaivan mengungkapkan dia tak ingin ada pemberitaan di media yang menimbulkan keresahan, hanya demi rating semata.

"Perlu dilihat juga kalau berita yang dimunculkan oleh teman-teman media atas nama exclusive, profit dan rating tapi berakibat pada keresahan publik atau provokatif," kata Kapolri Jenderal Tito Karnaivan.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved