Mendikbud: Melalui Sistem Zonasi Sebaran Guru Harus Merata

Muhadjir Effendy mengatakan zonasi pendidikan yang diterapkan lembaganya diharapakan mampu mewujudkan pemerataan sebaran guru.

Mendikbud: Melalui Sistem Zonasi Sebaran Guru Harus Merata
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan zonasi pendidikan yang diterapkan lembaganya diharapakan mampu mewujudkan pemerataan sebaran guru.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir dalam Kilas Balik Kinerja Tahun 2018 Kemendikbud, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

"Setiap zona itu akan tetap kita deteksi mana yang harus ditangani mulai dari kondisi sebaran guru kemudian fasilitas yang belum merata," ucap Menteri Muhadjir.

Baca: Ingat Polwan Cantik Briptu Nova yang Viral karena Nikah Lewat Video Call? Begini Kabarnya Sekarang

Menurutnya, tidak boleh ada diskriminasi dalam dunia pendidikan.

Termasuk dalam sebaran siswa yang berada di sekolah favorit dengan sekolah tempat siswa yang tidak memiliki peringkat.

"Kemudian keadaan siswa yang tidak merata. Ada sekumpulan siswa di sekolah favorit atau sekolah tempat buangan para siswa yang tidak punya ranking lagi selama ini tidak bisa dibiarkan dalam konteks pelayanaan publik," jelasnya.

Baca: KKP Akan Membuka Bengkel Mobile untuk Memperbaiki Perahu Nelayan yang Rusak Akibat Tsunami

Lebih lanjut, Menteri Muhadjir akan menyinkronkan penggunaan anggaran agar fokus dalam penggunaannya.

"Artinya dengan basis zonasi ini, kita akan tahu sekolah-sekolah mana, atau unit-unit pendidikan mana yang harus di afirmasi baik melalui anggaran DAU maupun DAK, anggaran yang ada di Kemendikbud dan APBD Pendidikan," kata Muhadjir.

Muhadjir berharap dengan sinkronnya penggunaan dana pendidikan baik di level pemerintahan pusat maupun daerah dapat mengatasi masalah pendidikan yang ada di Indonesia.

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved