Pemilu 2019

Doakan Indonesia, Caleg PDIP Gelar Istigasah Bersama Ribuan Jemaah

Ada sekitar 3.000 ibu-ibu majelis taklim berseragam merah yang mengikuti istigasah tersebut.

Doakan Indonesia, Caleg PDIP Gelar Istigasah Bersama Ribuan Jemaah
Tribunnews.com
Ribuan ibu-ibu majelis taklim dari berbagai wilayah di Jakarta Barat memenuhi Balai Pertemuan Umum (BPU) Ruma Gorga di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Minggu (30/12/2018), dalam istigasah yang diinisiasi H Pulung Agustanto, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI untuk daerah pemilihan DKI Jakarta III dari PDI Perjuangan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan ibu-ibu majelis taklim dari berbagai wilayah di Jakarta Barat memenuhi Balai Pertemuan Umum (BPU) Ruma Gorga di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Minggu (30/12/2018).

Mereka bersimpuh untuk bermunajat dalam istigasah yang diinisiasi H Pulung Agustanto, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI untuk daerah pemilihan DKI Jakarta III dari PDI Perjuangan.

Ada sekitar 3.000 ibu-ibu majelis taklim berseragam merah yang mengikuti istigasah bertema ‘Taman Kebahagiaan Bagi Orang-orang yang Belajar’ itu. Mereka tergabung dalam Majelis Taklim RPM.

Lagu Indonesia Raya dan Yaa Lal Wathan membuka acara istigasah. Selanjutnya, ribuan ibu-ibu majelis taklim dengan dipandu oleh sejumlah ulama memanjatkan berbagai doa.

Baca: Caleg PDIP Gelar Istigasah, Yaa Lal Wathan dan Salam Satu Jempol Menggema

Pulung saat menyampaikan kata sambutan menyatakan, istigasah itu sebagai munajat kepada Sang Khalik demi kebaikan Indonesia pada tahun-tahun yang akan datang.

Terlebih akhir-akhir ini berbagai wilayah di Indonesia dilanda bencana, termasuk tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir barat Banten dan selatan Lampung.

“Ini istigasah untuk doa bersama demi kebaikan Indonesia, terutama korban tsunami . Yang paling penting istigasah ini mendoakan Indonesia agar tidak ada bala bencana lagi,” ujar Pulung yang dalam kesempatan itu tampak bersarung dengan atasan jas dipadu serban di leher serta kopiah.

Cucu kiai ternama di Muntilan, Kabupaten Magelang itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada ulama dan ibu-ibu majelis taklim yang mendoakannya di Pemilu 2019. “Terima kasih untuk para alim ulama yang telah mendoakan saya agar hajat pada 17 April mendatang (hari pemungutan suara Pemilu 2019, red) terkabul,” tuturnya.

Lagi-lagi Pulung menyatakan bahwa ikhtiarnya sebagai caleg bukan demi mencari kekayaan. Bahkan, pria asal Yogyakarta itu akan mewakafkan gajinya untuk koperasi.

“Bahwa kalau saya jadi anggota DPR, gajinya akan saya wakafkan untuk koperasi pulsa listrik dan handphone. Ibu-ibu semua harus jadi aggotanya,” ujar Pulung ditimpali aplaus peserta istigasah.

Pulung juga mengaku terkesima ketika para peserta istigasah menyanyikan Yaa Lal Wathan. Ribuan peserta istigasah saat melantunkan lagu patriotik karya pendiri NU KH Wahab Hasbullah itu tampak mengacungkan jempol.

Menurut Pulung, hal itu mencerminkan kehendak besar para ibu-ibu majelis taklim untuk memenangkan Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Mantan penyiar radio ternama di Yogyakarta itu menambahkan, Jokowi selama empat tahun ini telah menunjukkan kerja kerasnya demi rakyat.

“Kita harus bantu Pak Jokowi yang sudah bekerja keras selama empat tahun ini. Kasih kesempatan Pak Jokowi sekali lagi, setuju?” ujar Pulung yang langsung ditimpali suara kor ‘setuju’ oleh ribuan peserta istigasah.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved