Kabar Tokoh

Tanggapan Karni Ilyas setelah TV One Dapatkan Penghargaan dari 212 Award Kategori Fair and Free

Acara penganugerahan 212 Award telah usai diselenggarakan panitia Reuni Akbar 212 pada Jumat (4/1/2019).

Tanggapan Karni Ilyas setelah TV One Dapatkan Penghargaan dari 212 Award Kategori Fair and Free
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Luncurkan Buku: Wartawan senior Karni Ilyas paparkan perjuangan kehidupan sebelum sukses menjadi wartawan saat peluncuran buku "40 Tahun Jadi Wartawan-Lahir Untuk Berita " di Toko Buku Gramedia, jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jateng, Rabu (29/05/2013). Buku yang ditulis Fenty Effendy ini menceritakan sosok Karni Ilyas yang lahir dari perkampungan hingga menjadi seorang wartawan. Buku terbitan Kompas Gramedia dengan 396 halaman yang dijual dengan harga Rp 96 ribu per buku. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNNEWS.COM - Acara penganugerahan 212 Award telah usai diselenggarakan panitia Reuni Akbar 212 pada Jumat (4/1/2019).

Acara yang dihadiri artis, politikus, serta tokoh agama itu pun memiliki beberapa kategori penghargaan yang diberikan.

Satu di antaranya adalah penghargaan untuk media elektronik di kategori Fair and Free.

Atas kategori tersebut, TV One berhasil memperoleh penghargaan.

Kemenangan TV One ini tidak lepas dari kontribusinya menjadi satu-satunya stasiun TV yang menanyangkan secara live acara Reuni Akbar 212 yang diadakan di Monas pada (2/12/2018) silam.

Karena tak bisa hadir langsung, Wakil Direktur Utama TV One, Karni Ilyas memberikan pidato kemenangan melalui video yang ditayangkan di atas panggung.

Dalam pidatonya, Karni mengatakan bahwa TV One saat ini menjadi mesia yang netral dan tidak memihak siapa pun.

"Kami sebagai media massa berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik yang dari lama kami anut yaitu kami tidak pernah ada di pihak manapun dan tidak mewakili golongan mana pun juga dan kami berada di tengah-tengah golongan di semua kelompok yang ada di masyarakat," ujarnya yang dilansir melalui channel YouTube Front TV.

Terkait penghargaan yang diberikan karena menayangkan secara live Reuni Akbar 212, Karni mengatakan itu adalah tugas TV One sebagai jurnalistik.

"Sehubungan dengan peristiwa reuni 212, kami hanya melaksanakan tugas jurnalistik yaitu menyiarkan peristiwa dan fakta yang terjadi di ruang publik, tidak lebih dari itu."

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved