Amien Rais: Revolusi Mental Jokowi Tidak Jelas

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meluncurkan buku berjudul 'Hijrah:Selamat Tinggal Revolusi Mental dan Selamat Datang Revolusi Moral'.

Amien Rais: Revolusi Mental Jokowi Tidak Jelas
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, luncurkan buku Hijrah: Selamat Datang Revolusi Moral, Selamat Tinggal Revolusi Mental, di Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (2019/11/01). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meluncurkan buku berjudul 'Hijrah:Selamat Tinggal Revolusi Mental dan Selamat Datang Revolusi Moral'.

Peluncuran buku tersebut dilakukan di Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (11/1/2019).

Amien mengatakan bahwa revolusi moral lebih penting daripada revolusi mental.

Apalagi, revolusi mental yang menggaungkan Jokowi sangatlah tidak jelas.

Baca: Polisi Periksa Wanita Saksi Kunci Pembunuhan Juragan Jenang Dodol di Sukoharjo

Tidak ada penjelasan apa yang dimaksud revolusi mental dan tidak ada dokumen pendukungnya.

"Jadi, Menurut saya revolusi mental pak Jokowi itu memang tidak jelas, Tidak ada dukungan otentik yang mengenai misalnya apa sih maksudnya, kemudian tidak ada dokumen otoritatif dari pemerintah," ujar Amien.

Mental itu menurut Amien, sudah mucul dari dalam jiwa seseorang.

Ada yang mentalnya pemberani, ada yang mental saudagar, dan ada yang mental pecundang.

Baca: Prediksi Formasi Madura United setelah Kedatangan Jaimerson Xavier dan Marckho Sandy

"Kemudian kalau ada orang yang planga plongo, itu dia punya followership mentality atau mental pengikut," ujar Amien.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved