Hasil Rakornas PDIP: Kawal Kebijakan Pemerintah

Puan menambahkan rakornas merekomendasikan kepada DPP PDIP untuk meminta kepada pemerintah dan DPR agar membudayakan praktik demokrasi Pancasila

Hasil Rakornas PDIP: Kawal Kebijakan Pemerintah
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Hasil Rakornas PDIP 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghasilkan 12 rekomendasi politik.

Ketua DPP PDIP bidang Politik, Puan Maharani membacakan 12 rekomendasi tersebut, sebelum rakornas yang sekaligus perayaan HUT ke-46 PDIP ditutup.

Rekomendasi dibacakan di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, serta ribuan kader PDIP yang mengikuti Rakornas. Satu poin penting dari 12 rekomendasi adalah penugasan kepada seluruh kader PDIP.

"PDI Perjuangan akan terus menerus berjuang untuk, mengarahkan, mengawal, mengamankan dan memastikan kebijakan-kebijakan politik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat agar tetap mengandung satu muatan, satu arah," ujar Puan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Baca: BPN: Perubahan Visi-Misi hanya Pengembangan Gagasan

Serta satu haluan ideologi Pancasila sebagaimana termaktub Pembukaan Undang-Undang Dasar NKRI Tahun 1945 sesuai dengan jiwa dan semangat lahirnya tanggal 1 Juni 1945, berpijak pada UUD NRI Tahun 1945 dan haluan politik Trisakti.

Puan memaparkan, rekomendasi lainnya membentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional. Lembaga itu berfungsi mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia, serta ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagai upaya membumikan Pancasila.

"PDI Perjuangan meyakini bahwa jalan demokrasi dalam sistem politik Indonesia adalah pilihan terbaik. Namun demikian, demokrasi yang dibangun adalah demokrasi yang berdasar dan bersumber dari nilai-nilai dan kearifan bangsa Indonesia, yakni demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan musyawarah mufakat yang menjadi ciri utama Demokrasi Pancasila," ucap Puan.

Baca: Sudjiwo Tedjo Curiga Orang di Balik Nurhadi-Aldo Berhubungan dengan Jokowi, Sang Kreator Buka Suara

Puan menambahkan rakornas merekomendasikan kepada DPP PDIP untuk meminta kepada pemerintah dan DPR agar membudayakan praktik demokrasi Pancasila menjadi ideologi yang hidup dan menjiwai, baik dalam tataran normatif maupun praksis kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Secara terstruktur (membudayakan praktik denokrasi Pancasila, Red) melalui kurikulum pada lembaga pendidikan formal dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, organisasi sosial kemasyarakatan, serta partai politik," kata Puan.

Rakornas, ucap Puan, juga merekomendasikan kepada DPP Partai untuk meminta kepada Pemerintah dalam posisi Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019 – 2020 untuk tetap berkomitmen menjaga keamanan dan perdamaian dunia maupun wilayah termasuk dukungan terhadap kemerdekaan bangsa Palestina dan penyelesaian masalah Rohingnya berdasarkan prinsip perdamaian dan kemanusiaan. 

"Rakornas merekomendasikan kepada DPP Partai untuk meminta kepada pemerintah agar lebih aktif terlibat dalam kerjasama bilateral maupun multilateral untuk mencegah dan memerangi segala bentuk tindak kejahatan lintas negara (transnational crime) yang terjadi di dalam negeri," tutur Puan.

Puan menambahkan, Rakornas merekomendasikan kepada DPP Partai untuk mendukung pemerintah dalam mengantisipasi dan melakukan tindakan-tindakan untuk mengatasi  turbulensi ekonomi internasional termasuk dampak Perang Dagang Amerika Serikat – Tiongkok yang berpengaruh langsung atau pun tidak langsung terhadap perekonomian Indonesia.

"Rakornas menyepakati agar seluruh struktural partai, kader partai serta seluruh calon anggota legislatif partai di setiap tingkatan untuk mengambil inisiatif dalam menggerakkan seluruh partai koalisi pengusung Joko Widodo – Maruf Amin," katanya.

"Relawan dan kelompok-kelompok masyarakat untuk menjamin pemenangan di wilayahnya masing-masing. Dalam hal ini, unsur Tiga Pilar Partai harus menjadi lokomotif utama dalam menggerakkan Tim Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," sambungnya.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved