Akademisi Harap Usulan Dirikan Badan Riset Nasional Bisa Terealisasi pada Periode Kedua Jokowi

"Negara maju di dunia saat ini memprioritaskan riset-riset yang berbasis kemajuan kehidupan dan teknologi," ujar Harits

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peran dewan riset nasional melalui lahirnya Badan Riset Nasional sangat penting sekali. Karena tanpa riset tidak akan ada kemajuan dalam suatu negara.

Demikian disampaikan Dosen STISIP Setia Budhi, Banten, Harits Hijrah Wicaksana kepada Tribunnews.com menanggapi usulan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno terkait pembentukan Badan Riset Nasional.

"Negara maju di dunia saat ini memprioritaskan riset-riset yang berbasis kemajuan kehidupan dan teknologi," ujar Harits Hijrah Wicaksana kepada Tribunnews.com, Jumat (11/1/2019).

Akademisi ini berharap terjadi penguatan sinergi dari berbagai elemen seperti akademisi, pelaku industri, pemerintah, komunitas dan media, yang lebih intensif, lebih cepat mendorong hilirisasi hasil riset life science dan mendorong strategi kolaborasi riset menginput beragam pemikiran dan terobosan.

Untuk itu dia berharap usulan ini dapat terealisasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode kedua nanti.

Hal ini sebagai tindak lanjut keberhasilan pembangunan yang sudah baik saat ini.

Karena menurut dia, kolaborasi antara akademik, sektor swasta dan pemerintah tentunya akan mempercepat kemajuan Indonesia.

Apalagi hal ini sangat erat kaitannya dengan revolusi industri 4.0 saat ini. Dan saat ini memasuki era disruptif.

Memang kata dia, saat ini, melalui kemenristekdikti sudah dibuat Rencana Induk Riset Nasional.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved