Pilpres 2019

KPK Jawab Tudingan Amien Rais

Amien Rais mengatakan, hanya politikus PDIP saja yang tak tersentuh kerja aparat penegak hukum.

KPK Jawab Tudingan Amien Rais
Tribunnews.com/Taufik
Amien Rais 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais melontarkan kritik pedas terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kritikan yang juga bernada tudingan terhadap kerja KPK itu, Amien Rais mengatakan, hanya politikus PDIP saja yang tak tersentuh kerja aparat penegak hukum.

Terkait pernyataan itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menanggapi santai tudingan Amien Rais tersebut.

Menurutnya, tudingan itu tak akan dilontarkan pihak tertentu bila terlebih dahulu mengecek data khususnya terkait penindakan KPK terhadap sejumlah terduga pelaku korupsi.

“Terkait dengan tudingan seolah-olah KPK tidak memproses pelaku korupsi dari partai tertentu, jika saja pihak yang menuding tersebut memiliki data dan melihatnya lebih hati-hati, kami yakin tudingan tersebut tidak akan disampaikan,” kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/1/2019).

Baca: KPK Periksa Ketua PN Semarang Purwono Edi Santosa

Febri menambahkan, dalam menangani perkara korupsi, KPK tak pernah memilah asal-usul partai seseorang.

Setiap pihak yang ditangani KPK, menurut Febri, berdasarkan hasil penyelidikan yang memang mengindikasikan seseorang terlibat aktif dalam suatu perkara korupsi.

“Meskipun KPK tidak memproses seseorang berdasarkan asal partainya, namun dari ratusan politisi yang telah diproses, mereka tersebar dari sejumlah partai politik. Hampir semua partai politik,” ucapnya.

Bila ada pihak yang memiliki dua alat bukti yang kuat terkait penyimpangan oleh parpol yang dimaksud, KPK pun mempersilakan untuk melaporkannya untuk selanjutnya dapat diusut ke proses lebih lanjut.

"Jika ada data dan informasi yang ingin dilaporkan, silakan sampaikan ke KPK. Agar hal tersebut tidak berhenti hanya pada omongan di luar saja,” imbau Febri.

“Kami menghargai sekali kritik-kritik yang disampaikan pada KPK. Namun tentu saja, dalam proses demokrasi kita paham, pembeda antara kritik dan tudingan tidak berdasar adalah validitas data,” tambahnya.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved