KPK Periksa 7 Saksi Terkait Suap Pengesahan RAPBD Jambi Tahun 2017/2018

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, pemeriksaan nantinya akan dilakukan di Polda Jambi.

KPK Periksa 7 Saksi Terkait Suap Pengesahan RAPBD Jambi Tahun 2017/2018
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) didampingi Jubir KPK Febri Diansyah (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait hasil pengembangan kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12/2018). KPK menetapkan 13 tersangka baru yang terdiri unsur pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, anggota DPRD dan swasta terkait dugaan suap penetapan APBD Jambi tahun anggaran 2017 dan 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksa terhadap 7 orang saksi terkait kasus suap Pengesahan RAPBD Jambi 2017/2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, pemeriksaan nantinya akan dilakukan di Polda Jambi.

Adapun 7 orang terperiksa itu antara lain:

1. Tartiniah, Anggota DPRD Jambi periode 2014-2019
2. Ali tonang alias AHUI, Direktur PT Chalik Suleiman Bersaudara
3. Parlagutan Nst., Anggota DPRD Jambi
4. Lina, Direktur PT Sumber Swarnanusa
5. Norman Robert, karyawan swasta
6. Apif Firmansyah, wiraswasta
7. H. Ismet Kahar, Anggota Fraksi Golkar DPRD Jambi

"KPK terus menelusuri dugaan aliran dana pada sejumlah pihak di Jambi terkait dengan pengesahan RAPBD Jambi 2017/2018," kata Febri kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Baca: ‎Mendagri Minta Gubernur Jambi Belajar dari Pengalaman dan Hati-hati dengan Pembahasan Anggaran

Oleh karenanya, ujar Febri, KPK sampai dengan kemarin telah memeriksa sebanyak 25 orang saksi.

"Sebagaimana diatur di KUHAP, kami ingatkan juga para saksi agar bicara benar dalam pemeriksaan. Karena ada resiko hukum jika keterangan yang disampaikan di penyidikan ataupun persidangan adalah keterangan palsu," imbau Febri.

KPK menetapkan 13 tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan pengembangan fakta persidangan dari kasus yang menjerat Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola.

Ke-13 tersangka tersebut berasal dari berbagai unsur mulai dari, tiga Pimpinan Ketua DPRD Jambi, lima Pimpinan Fraksi, satu Ketua Komisi, tiga anggota DPRD Jambi, dan satu pihak swasta.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved