Pilpres 2019

Pengamat: Deklarasi Alumni Bisa Tarik Pemilih yang Belum Tentukan Pilihan Capres

Maraknya deklarasi dukungan Alumni kepada Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto bagian dari bentuk strategi politik.

Pengamat: Deklarasi Alumni Bisa Tarik Pemilih yang Belum Tentukan Pilihan Capres
WARTA KOTA/henry lopulalan
DEKLARASI DUKUGAN-Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyempatkan diri mendatangani gitar produksi anak bangsa saat menghadiri deklarasi dukungan dari alumni SMA se-Jakarta di Istora Senayan, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (10/2/2019). Deklarasi tersebut untuk memenangkan pasangan capres - cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Maraknya deklarasi dukungan Alumni kepada Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto bagian dari bentuk strategi politik.

Demikian menurut Pengamat politik dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Siddha, kepada Tribunnews.com, Rabu (13/2/2019).

"Strategi politik untuk mendapat dukungan yang di bangun secara kolektif untuk memperlihatkan besarnya dukungan dan kepercayaan dari berbagai latar Alumni," ujar Arlan Siddha.

Artinya dia menjelaskan, dukungan kolektif dari Alumni diharapkan bisa menarik beberapa pemilih yang masih belum memiliki pilihan.

"Sehingga akan ada ketertarikan mencoba untuk mencari kesamaan dari pilihan Alumni pada capres," jelas Arlan Siddha.

Untuk itu dia menilai, deklarasi dukungan Alumni tesebut, sangat signifikan untuk menaikkan elektabilitas kedua calon.

"Sehingga banyaknya dukungan seolah mendapat banyak kepercayaan," ucapnya.

"Beberapa yang belum menentukan pilihan termasuk swing voter bisa saja mengambil rujukan dari Almuni yang deklarasi, meskipun kecil namun trennya meningkat," tegas
Arlan Siddha.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin menyakini derasnya deklarasi dukungan Alumni untuk Jokowi-Ma’ruf, bukan sekedar seremonial.

Menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Tubagus Ace Hasan Syadzily, deklarasi dukungan Alumni sebagai bentuk kebangkitan kelas menengah terdidik untuk berdiri bersama Jokowi di Pilpres 2019.

Kebangkitan itu Ace tegaskan, akan mempengaruhi swing voters yang masih ragu dengan pilihannya dan undecided voters yang belum menentukkan pilihannya.

"Jumlah undecided voters dan swing voters akan semakin menipis sejalan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan."

"Bahkan swing voters yang selama ini dukung Prabowo-Sandi akan mulai ragu dengan pilihannya dan mulai bergeser untuk memilih Pak Jokowi," ujar Ketua DPP Golkar ini kepada Tribunnews.com, Senin (11/2/2019).(*)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved