Disebut Durhaka Usai Bela Bukalapak hingga Muncul Tagar #UninstallJokowi, Gibran Bahas Kedewasaan

Alih-alih setuju dengan pendapat Gibran Rakabuming, beberapa Warganet justru terlihat kontra.Bahkan, beberapa Warganet justru mendengungkan tagar baru

Disebut Durhaka Usai Bela Bukalapak hingga Muncul Tagar #UninstallJokowi, Gibran Bahas Kedewasaan
kolase Tribunnews dan Youtube
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming 

TRIBUNNEWS.COM - Pembelaan yang dilakukan Gibran Rakabuming terhadap CEO Bukalapak, Achmad Zaky tampaknya menuai beragam reaksi dari Warganet.

Pasalnya, tak semuanya pro dengan pembelaan Gibran Rakabuming tersebut.

Diberitakan sebelumnya, cuitan CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengenai 'presiden baru' membuat jagat dunia maya heboh.

Pasalnya, secara terang-terangan, Achmad Zaky menyebutkan harapannya untuk sosok presiden baru yang bisa membuat Indonesia melaju naik dari segi anggaran R&D.

Bahkan #uninstallbukalapak sudah menempati urutan kedua trending topic di Twitter.

Dilansir dari Tribunnews.com, dalam cuitannya, Zaky mengungkap soal anggaran R&D yang sangat minim tahun 2016 yang hanya US$ 2 miliar. Atau tertinggal jauh dari negara lain yang sudah menyediakan anggaran R&D.

Di akhir tweet Zaki menyebutkan soal presiden baru. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis Achmad Zaky dalam akunnya.

Cuitan yang dilontarkan Achmad Zaky itu pun lantas menuai kontra dari khalayak.

Termasuk dengan tagar #uninstallbukalapak yang tiba-tiba saja menyeruak menjadi trending di Twitter.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Editor: Yudhi Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved