Eksklusif Tribunnews

Wawancara Hidayat Nur Wahid: Rakyat Harus Ikut Mengawal Pemilu

Serangan politik terus dilakukan ke dua pasangan Calon baik itu kubu petahana Jokowi-Ma'ruf maupuan kubu penantang Prabowo-Sandi.

Wawancara Hidayat Nur Wahid: Rakyat Harus Ikut Mengawal Pemilu
MPR RI
Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemilu 2019 tinggal  42 hari lagi.

Pemilu yang kali ini berlangsung serentak antar Pemilu Legilatif dan Pemilu Presiden tersebut tensinya semakin hari semakin panas.

Serangan politik terus dilakukan ke dua pasangan Calon baik itu kubu petahana Jokowi-Ma'ruf maupuan kubu penantang Prabowo-Sandi.

Tensi yang semakin kencang tersebut memicu gesekan ditingkat akar rumput.

Di Temanggung, organisasi sayap PPP yakni Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), bentrok dengan kader PDIP.

Belum lagi provokasi pendukung pasangan calon saat melihat lawan jagoannya berkampanye di wilayah mereka.

Saat Jokowi hadir di suatu daerah selalu ada provokasi teriakan Prabowo, begitu juga sebaliknya.

Baca: Jangan Gunakan Isu Keamanan TI untuk Mendelegitimasi KPU

Namun di satu sisi, Pemilu kali ini justru meredupkan Pemilu Legislatif.

Padahal Pileg tidak kalah pentingnya di negara demokrasi. Peran legislatif sangat penting untuk mengawasi eksekutif.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved