TNI AL Gelar Rakorlog TA 2019

Moelyanto juga menyampaikan bahwa Rakorlog TNI AL merupakan sarana komunikasi dua arah antara penentu kebijakan dan pelaksana kegiatan.

TNI AL Gelar Rakorlog TA 2019
Puspen TNI
Rakorlog TNI AL tersebut adalah “Melalui Rakorlog 2019 Kita Tingkatkan Kemampuan Bidang Logistik Guna Mendukung Kesiapan Operasional Alutsista Dalam Rangka Melaksanakan Tugas-tugas TNI Angkatan Laut”. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asisten Logistik (Aslog) Kasal Laksamana Muda TNI Moelyanto membuka Rapat Koordinasi Logistik (Rakorlog) TNI AL Tahun 2019, di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (11/3/2019).

Ia mengamanatkan perlunya membangun sinergitas untuk mewujudkan pelaksanaan pemeliharaan dan pembangunan yang terintegrasi antara bidang platform, persenjataan dan elektronika (senlek), komunikasi dan elektronika (komlek).

Ia juga mengamanatkan agar jajarannya dapat menjamin terlaksananya proses kelaikan material dalam rangka mendukung kegiatan pemeliharaan dan perbaikan (harkan).

Moelyanto juga menyampaikan bahwa Rakorlog TNI AL merupakan sarana komunikasi dua arah antara penentu kebijakan dan pelaksana kegiatan.

Hal itu perlu dilakukan guna mengoordinasikan dan mendiskusikan berbagai persoalan penyelenggaraan logistik yang menjadi kendala dan hambatan pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut.

Ia mengharapkan, kegiatan tersebut dapat menghasilkan solusi yang akan dijadikan dasar penentuan kebijakan teknis pembinaan logistik guna mendukung kelancaran pelaksanaan gelar operasi dan latihan TNI Angkatan Laut pada tahun ini.

Pada kesempatan lain Moelyanto juga menekankan kepada para peserta Rakorlog TNI AL untuk memberikan perhatian terhadap optimalisasi penyelenggaraan dukungan logistik operasi dan latihan.

Sehingga pada akhir kegiatan dapat diperoleh persamaan persepsi, rumusan konsep solusi dan kesepakatan pola tindak serta komitmen para pelaksana kegiatan logistik dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan gelar operasi dan latihan pada tahun 2019.

Hal itu disampaikan Moelyanto saat membacakan amanatnya saat membuka sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut yang diterima Tribunnews.com pada Senin (11/3/2019).

“Hal tersebut harus sesuai dengan kebijakan dan strategi pembinaan TNI AL yang ditetapkan pemimpin sebagai arah dalam menyusun rancangan program dan sasaran yang harus dicapai," kata Moelyanto.

Selain fokus pada upaya-upaya tersebut, Moelyanto juga menekankan kepada para peserta untuk memperhatikan materi sosialisasi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset tanah dan bangunan, pengelolaan perbekalan untuk alat utama sistem senjata (alutsista) dan personel, serta pengelolaan barang milik negara.

"Hal itu perlu dilaukan guna meningkatkan wawasan dan dasar pemikiran dalam rangka mewujudkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa," kata Moelyanto.

Rakorlog TNI AL tersebut diikuti oleh sebanyak 100 peserta dari berbagai Kotama dan Lantamal I s.d. XIV.

Tema Rakorlog TNI AL tersebut adalah “Melalui Rakorlog 2019 Kita Tingkatkan Kemampuan Bidang Logistik Guna Mendukung Kesiapan Operasional Alutsista Dalam Rangka Melaksanakan Tugas-tugas TNI Angkatan Laut”.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved