Ketua DPR Tidak Tahu Alasan Komisi III Pilih Calon Petahana sebagai Hakim MK

Sebelumnya, Komisi III DPR RI telah selesai menggelar rapat pleno untuk menentukan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2019-2014.

Ketua DPR Tidak Tahu Alasan Komisi III Pilih Calon Petahana sebagai Hakim MK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) terpilih Anwar usman (kedua kiri) bersama Wakil Ketua MK terpilih Aswanto (kiri) dan Hakim MK Arief Hidayat (kedua kanan) mengikuti pengambilan sumpah Ketua MK terpilih di Gedung MK, Jakarta, Senin (2/4/2018). Anwar usman dan Aswanto terpilih secara voting sebagai Ketua dan Wakil Ketua MK periode 2018-2020. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengaku tidak tahu alasan Komisi III memilih dua calon Petahana yakni Aswanto dan Wahiduddin Adams sebagai Hakim MK. Yang pasti menurut Bamsoet semua pihak harus menghargai keputusan Komisi III memilih keduanya.

"Kalau itu sudah dipilih ya kita harus menghargai apa yang sudah menjadi keputusan komisi III yang disetujui semua fraksi," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayam, Jakarta, Rabu, (13/3/2019).

Menurut Bamsoet keputusan memilih Petahana kembali merupakan pilihan Parpol melalui fraksinya di DPR. Oleh karenanya ia tidak tahu persis mengapa partai Golkar memilih orang lama.

"Saya tidak tahu persis karena itu adalah domain daripada fraski Golkar tapi yang pasti keputusan dua nama itu berarti keputusan partai Golkar," katanya.

Bamsoet berharap dua hakim yang terpilih tersebut langsung tancap gas menyelesaikan sejumlah perkara di MK bersama hakim konstitusi lainnya. Termasuk menghadapi potensi sengketa pemilu 2019.

"Harapannya karena dua orang ini petahana maka diharapkan tidak ada lagi waktu belajar buat mereka sehingga mereka bisa langsung tancap gas menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang menumpuk maupun yang akan mereka hadapi dalam pemilu 17 april mendatang," pungkasnya

Baca: Komisi III Imbau Calon Hakim MK Tak Temui Anggota DPR

Sebelumnya, Komisi III DPR RI telah selesai menggelar rapat pleno untuk menentukan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2019-2014.

Rapat pleno tersebut digelar tertutup di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan mengatakan Wahiduddin Adams dan Aswanto terpilih menjadi hakim MK.

Wahiduddin dan Aswanto merupakan calon hakim petahana yang dipilih aklamasi

Halaman
123
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved