Banjir Landa Kota Sentani, Sedikitnya 14 Orang Tewas

Hujan deras sejak petang hingga Sabtu (16/3) malam menyebabkan dua sungai yang ada di Kota Sentani, yakni Sungai Kemiri dan Sungai Toladan meluap

Hujan deras sejak petang hingga Sabtu (16/3) malam menyebabkan dua sungai yang ada di Kota Sentani, yakni Sungai Kemiri dan Sungai Toladan meluap dan menggenangi sejumlah rumah warga. Banjir bandang setinggi setengah hingga satu meter menggenangi jalan utama kota dan 9 kelurahan di kecamatan Sentani. Kesembilan kelurahan yakni, Keluarahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Kelurahan Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatana, dan Kelurahan Nesmanuri. Selain itu, banjir dilaporkan juga merendam kawasan Kemiri/ Pasar Baru/ Btn Gajah Mada/ Kawasan Doyo Baru/ Btn Grand Doyo/ Btn Gajah Mada/ Btn Bintang Timur/ dan Kampung Toladan. Banjir juga dilaporkan masuk ke beberapa ruangan di RSUD Yowari, Sentani. Dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari, sedikitnya ada 14 orang warga ditemukan meninggal dunia akibat terseret banjir. Jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah karena tim SAR belum menjangkau seluruh kawasan terdampak banjir. Selain korban jiwa, banjir bandang di Sentani juga menghanyutkan sejumlah rumah dan merusak sejumlah jembatan. #BanjirBandangSentani #BanjirSentani #BanjirdiPapua
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved