Pemilu 2019

Raja Tabanan Bali: PSI Harus Terus Jujur dan Anti-Korupsi

Raja Tabanan ke-27, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, berpesan agar PSI tetap menjadi partai yang jujur sebagai cerminan moral yang baik.

Raja Tabanan Bali: PSI Harus Terus Jujur dan Anti-Korupsi
Istimewa
Raja Tabanan ke-27, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, berpesan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tetap menjadi partai yang jujur sebagai cerminan moral yang baik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raja Tabanan ke-27, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, berpesan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tetap menjadi partai yang jujur sebagai cerminan moral yang baik.

Pesan itu disampaikan saat silaturahmi kader dan pengurus PSI ke Puri Agung Tabanan.

Melalui keterangan tertulis dari PSI, dalam pertemuan itu Raja Tabanan memberi pesan agar PSI tetap mengedepankan tranparansi.

"Katanya pemilihan caleg PSI itu transparan, berarti yang utama itu PSI harus jujur. Sekarang banyak yang korupsi. Semoga PSI tidak seperti itu. Itu cerminan moral yang baik," kata Raja Ida Cokorda di kediamannya, Puri Agung Tabanan.

Pesan itu disampaikan kepada kader dan pengurus PSI yang hadir ketika Ketua Umum PSI Grace Natalie bercerita soal proses perekrutan caleg PSI yang terbuka dan transparan.

Kunjungan silaturahmi PSI ke Puri Agung Tabanan di Tabanan merupakan bagian acara Solidarity Tour Bali yang diselenggarakan 16 - 17 Maret 2019.

Baca: Kisah Abdul Aziz Rela Tinggalkan 4 Anaknya di Masjid Demi Mengalihkan Perhatian Teroris Brenton

"Sebagai tokoh Tabanan, saya senang bisa menerima ibu Grace Natalie dan teman-teman PSI di Puri. Saya sangat senang sekali. Sebagai orang tua di Tabanan, saya terima siapa saja yang berkunjung ke sini. Terima kasih atas kepercayaannya dan mau silaturahmi ke Puri Tabanan," kata Ida Cokorda.

Mengamini pernyataan Raja Tabanan, Grace menambahkan, dengan semangat solidaritas, PSI akan membangun bangsa dan semangat toleransi.

"Karena itu kami terjun ke politik. Jadi minta restunya agar Bro dan Sis di sini dibantu dan diarahkan," kata Grace.

PSI mengunjungi Raja Tabanan sebagai bentuk konkret dukungan terhadap keberagaman Indonesia.

Menurut Grace, PSI dibentuk dengan adanya kekhawatiran akan maraknya intoleransi di Indonesia.

"Kami di PSI itu makin prihatin dengan maraknya intoleransi. Sekarang orang makin mempermasalahkan perbedaan, padahal Indonesia sejak kemerdekannya itu kan sudah beragam. Nah PSI ingin membawa semangat keberagaman ini kembali," kata Grace.

Pemberhentian PSI di Tabanan merupakan pemberhentian pertama dalam Solidarity Tour Bali.

PSI dijadwalkan mengunjungi dua kota lain yaitu Klungkung dan Denpasar.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved