Pilpres 2019

Data dan Analisa: Suara Jokowi Tergerus di Kandang Banteng, Prabowo Susut di Jabar-Banten

Hal ini terjadi karena mereka lebih sering terpapar informasi dari media sosial.

Data dan Analisa: Suara Jokowi Tergerus di Kandang Banteng, Prabowo Susut di Jabar-Banten
KOMPAS IMAGES
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo berbincang di Teras Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Strategi menyerang yang dilakukan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, dinilai efektif menggerogoti suara Joko Widodo - KH Maruf Amin di basisnya.

Survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan, elektabilitas Jokowi-Amin menurun di basis suara mereka jika dibandingkan survei Oktober 2018. 

Di Jawa Tengah (Jateng)- DI Yogyakarta, elektabilitas Jokowi - Maruf Amin turun 13,8 persen.

Pada Survei Kompas bulan Oktober 2018, suara Jokowi -Maruf Amin masih mencapai 75,4 persen dan Prabowo - Sandiaga Uno 12,6 persen.

Namun pada Survei Maret 2019, suara Jokowi - Maruf Amin turun menjadi 61,6 persen dan suara Prabowo - Sandiaga Uno naik menjadi 18,4 persen. Serta yang belum memutuskan suaranya sebesar 20 persen.

Baca: Jokowi Tanggapi Survei Terbaru Litbang Kompas

Di Jawa Timur (Jatim) suara Jokowi - Maruf Amin turun sebesar 12,5 persen.

Pada Survei Oktober 2018, perolehan suara Jokowi - Maruf Amin 69,6 persen dan Prabowo - Sandiaga Uno 18,8 persen.

Namun pada survei Kompas Maret 2019, suara Jokowi-Amin turun menjadi 57,1 persen dan Prabowo - Sandiaga Uno naik menjadi 27,8 persen.

Di Maluku-Papua penurunan suara Jokowi - Maruf Amin sebesar 10,6 persen. 

Pada survei Kompas OKtober 2018, Jokowi-Maruf Amin memperoleh suara sebesar 70,0 persen dan Prabowo - Sandiaga Uno 25,0 persen.

Baca: Diperlihatkan Foto Artis Indonesia, Bule Jerman: Lucinta Luna Manis Banget, Syahrini Banyak Palsu

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved