Pemilu 2019
PSI Optimistis Tembus Parliamentary Threshold, Ini Sebabnya
Andy menyatakan rasa optimisnya meski pun dalam survei Charta Politika hari ini, Kamis (4/4/2019) elektabilitas PSI hanya 2,2 persen.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menyatakan optimismenya bisa menembus parliamentary threshold (PT) atau ambang batas 4 persen perolehan suara agar masuk dalam parlemen DPR RI.
Andy menyatakan rasa optimisnya meski pun dalam survei Charta Politika hari ini, Kamis (4/4/2019) elektabilitas PSI hanya 2,2 persen.
Apalagi survei Charta Politika itu memiliki margin of error sebesar 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
“Kami optimis karena melihat Pileg tahun 2014 di mana beberapa hari sebelum pencoblosan PKS dan Partai Nasional Demokrat diprediksi lembaga survei hanya memperoleh sekitar 3 persen suara, tapi saat hari pencoblosan ternyata PKS memperoleh 6,7 persen dan Nasdem 6,7 persen,” ujar Andy ditemui dalam rilis Charta Politika di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca: Ibu Rumah Tangga di Pringsewu Ditemukan Gantung Diri
Selain itu Andy mengaku optimis karena yakin dalam 11,7 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya (undecided voters) ada yang akan memilih PSI pada saat pencoblosan.
“Apalagi lumbung suara PSI berasal dari kalangan menengah ke atas yang sebagian besar tidak memberitahu jawabannya saat ditanya lembaga survei, kami yakin dari 11,7 persen undecided voters itu ada yang memberikan suara untuk PSI,” tegasnya.
Faktor lain menurut Andy adalah meningkatnya elektabilitas PSI dari waktu ke waktu.
Pada survei Charta Politika 22 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019 elektabilitas PSI ada di angka 1,5 persen; kemudian sempat turun pada survei 1-9 Maret 2019 dengan angka 1,1 persen; dan kali ini melonjak 2,2 persen.
Sosok Ketua Umum Grace Natalie yang terus mengkampanyekan program antikorupsi dan anti intoleransi ditengarai Andy menjadi faktor pendongkrak elektabilitas PSI.
Di sisi lain, Direktur Riset Charta Politika Muslimin mengamini bila memang ada peluang PSI untuk menembus 4 persen.
“Apalagi masih ada 10,4 persen responden yang menyatakan bisa berubah pilihan,” pungkasnya.
Survei Charta Politika mencatat ada 7 partai yang diprediksi masuk DPR RI di Senayan secara mulus yaitu PDI Perjuangan (25,3 persen); Partai Gerindra (16,2 persen); Partai Golkar (11,3 persen); PKB (8,5 persen); Partai Demokrat (5,2 persen); Partai Nasional Demokrat (5,2 persen); dan PKS (5 persen).
Lalu ada empat partai yang masih berpeluang masuk parlemen yaitu PAN (3,3 persen); PPP (2,4 persen); PSI (2,2 persen); dan Perindo (2 persen).
Sementara lima partai yang diprediksi sulit masuk DPR RI yaitu Hanura (1 persen); PBB (0,5 persen); PKPI (0,2 persen); Garuda (0,2 persen); dan Berkarya (0,1 persen).
Survei yang dilakukan 19-25 Maret 2019 itu diikuti 2 ribu responden dari seluruh provinsi secara proporsional itu dilakukan dengan metode multistage random sampling dan sistem wawancara langsung serta margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/grace-natalie1212.jpg)