Novel Baswedan : Pernyataan Saya di Media Setahun 8 Bulan Lalu Ternyata Benar

Waktu itu, Novel Baswedan mengatakan dia pernah mengunggah bahwa kasusnya akan sulit diungkap, bahkan tidak bakal terungkap

Novel Baswedan : Pernyataan Saya di Media Setahun 8 Bulan Lalu Ternyata Benar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan di kediamannya, Kamis (11/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terkait kasusnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan mengingat-ingat apa yang pernah dia ucapkan ke media arus utama.

Waktu itu, Novel Baswedan mengatakan kasusnya akan sulit diungkap, bahkan tidak bakal diungkap.

Baca: Novel Baswedan Sebut Kapolri Tak Sungguh-sungguh Ungkap Kasus Penyerangan Dirinya

Novel Baswedan mengingat kala itu dia mengunggahnya sekira setahun delapan bulan yang lalu.

Tepat dua tahun peristiwa itu terjadi Kamis (11/9/2019) hari ini, pelaku penyiraman air keras terhadap Novel memang belum juga diungkap.

"Saya masih ingat kurang lebih satu tahun delapan bulan yang lalu itu saya sudah menyampaikan ke publik, ke media-media bahwa penyerangan kepada saya tidak akan diungkap," kata Novel saat ditemui di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Dan ternyata itu benar, sampai sekarang tidak diungkap bahkan langkah kecil pun yang menunjukkan untuk pengungkapan, nggak terlihat," sambungnya.

Sebagai penyidik senior KPK yang juga pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu, Novel menilai kasus seperti ini sejatinya bisa diungkap secara tuntas.

Novel mengaku kecewa dan menganggap tim gabungan yang ditugaskan mengungkap dalang di balik penyerangan terhadapnya tidak serius.

"Artinya, kalo mau dibilang semua butuh proses, saya paham. Saya penyidik, saya ngerti. Tapi ketika langkah-langkah sama sekali tidak ada, menunjukkan untuk dilakukan itu hanya sekadar saya melihat apapun lah itu yang tidak menunjukkan ada progres, maka itu tentunya mengecewakan," kata Novel.

Novel pun berharap Presiden Joko Widodo segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk menyelesaikan kasus yang dianggapnya sudah menemui jalan buntu ini.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved