Kasus Suap di Kementerian Agama

6 Poin Ini Jadi Alasan Romahurmuziy Ajukan Permohonan Praperadilan

Ada 6 poin yang diajukan Romahurmuziy dalam permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri jakarta Selatan.

6 Poin Ini Jadi Alasan Romahurmuziy Ajukan Permohonan Praperadilan
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Romahurmuziy 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK saat ini sedang menelaah permohonan praperadilan yang diajukan Romahurmuziy alias Romy.

KPK diketahui telah menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk agenda sidang praperadilan yang diajukan Romahurmuziy.

Dalam surat disebut, rencana sidang perdana diagendakan berlangsung Senin, 22 April 2019.

Baca: KPK Fasilitasi 63 Tahanan Mencoblos Saat Pemilu 2019

"KPK sedang membaca permohonan praperadilan yang diajukan tersangka RMY (Romahurmuziy)," kata Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Berikut 6 poin-poin praperadilan yang diajukan Romahurmuziy untuk KPK:

1. Tersangka RMY mengatakan tidak mengetahui tentang adanya tas kertas berisi uang.

2. Mempermasalahkan penyadapan KPK.

3. Tersangka RMY memandang pasal suap tidak bisa digunakan karena tidak ada kerugian negara.

4. Padahal seharusnya, menurut RMY, KPK hanya bisa memproses kasus dengan kerugian negara Rp 1 miliar lebih.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved