Suap di Kementerian PU

KPK Telisik Soal Teknis Pelaksanaan Pengerjaan Proyek SPAM dari Mantan Irjen Kementerian PUPR

KPK Telisik Soal Teknis Pelaksanaan Pengerjaan Proyek SPAM dari mantan Irjen PUPR/Auditor Utama pada Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR, Rildo.

KPK Telisik Soal Teknis Pelaksanaan Pengerjaan Proyek SPAM dari Mantan Irjen Kementerian PUPR
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK melakukan pemeriksaan terhadap mantan Irjen PUPR/Auditor Utama pada Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR, Rildo Ananda.

Rildo Ananda diperiksa untuk tersangka Anggiat Partunggul Nahot Simaremare dalam kasus suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018 di KemenPUPR.

Dalam pemeriksaan, penydik KPK menggali soal aliran dana dalam kasus tersebut dari saksi.

"KPK mengonfirmasi pengetahuan saksi terkait dengan teknis pelaksanaan pekerjaan dan aliran dana dalam perkara ini," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).

Baca: BW Sebut Petisi Pegawai Pertanda Sakaratul Maut, KPK: Jangan Coba-coba Ambil Keuntungan

Usai menjalani pemeriksaan, Rildo mengaku dicecar penyidik soal temuan-temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait proyek SPAM tersebut.

"Ya (soal) temuan-temuan BPK gimana," kata Rildo saat keluar dari gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Meski demikian, Rildo belum bisa menjelaskan secara rinci bagaimana temuan BPK tersebut.

Sebab, ia sudah tak menjabat sebagai inspektur jenderal sejak satu tahun lalu.

"Makanya saya juga lupa kan, saya sudah nggak jabat satu tahun lalu. Jadi kalau mau lihat, saya lihat dulu," ujar Rildo.

Baca: 6 Poin Ini Jadi Alasan Romahurmuziy Ajukan Permohonan Praperadilan

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved