Pemilu 2019

168 TPS Disiapkan Bagi Warga Negara Indonesia yang Menggunakan Hak Suara di Malaysia

168 Tempat Pemungutan Suara (TPS) disiapkan untuk menampung suara Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia.

168 TPS Disiapkan Bagi Warga Negara Indonesia yang Menggunakan Hak Suara di Malaysia
TRIBUNNEWS/DANANG TRIATMOJO
Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemilu untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia diselenggarakan di 168 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, jumlah TPS tersebut berkurang dari yang direncanakan.

"Total TPS operasi 168 TPS dari semula yang direncanakan 255 TPS," kata Hasyim Asyari, dalam keterangannya, Minggu (14/4/2019).

Baca: Wulan Guritno Cemaskan Kucing Liar

Semula, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur melalui Kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) sudah mengajukan izin penambahan TPS.

Namun, sampai malam hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada Sabtu malam, kata dia, tidak ada respon penambahan TPS.

Baca: Mantan Pemain Liverpool Ini Lapor Polisi, karena Tak Terima 2 Anaknya Jadi Korban Rasisme

Dia menjelaskan, pada prinsipnya pemilu di luar negeri menggunakan metode TPS harus di kantor perwakilan.

Maka apabila membuat TPS di luar kantor perwakilan harus seizin otoritas lokal.

Baca: Mantan Pemain Liverpool Ini Lapor Polisi, karena Tak Terima 2 Anaknya Jadi Korban Rasisme

"PPLN Kuala Lumpur melalui KBRI sudah mengajukan izin sejak awal, tetapi hingga tadi malam belum ada respon. Jadinya TPS yang semula jumlahnya 255 dijadikan 168 TPS ditempatkan di KBRI, Wisma Duta dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur," kata dia.

Adapun, 168 TPS tersebut terdiri dari 76 TPS KBRI, 86 TPS Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, dan 6 TPS Wisma Duta.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved