Menteri Sosial: 93,2 Persen Keluarga Puas denga Penerapan Program Keluarga Harapan

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut 93,2 persen keluarga di Indonesia menyatakan puas terhadap penerapan Program Keluarga Harapan

Menteri Sosial: 93,2 Persen Keluarga Puas denga Penerapan Program Keluarga Harapan
Kemensos
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan 93,2 persen keluarga di Indonesia menyatakan puas terhadap penerapan Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2019.

Agus Gumiwang mengatakan data tersebut mengacu pada hasil survei lembaga MicroSave Consulting Indonesia yang ditunjuk Kementerian Sosial dan Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) untuk melakukan survei tersebut.

Survei itu dilakukan terhadap 1.466 keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan 1.437 non KPM PKH.

Baca: Mahfud MD Ingatkan KPU Bersiap Hadapi Sengketa Pemilu di MK

“Sembilan puluh tiga persen keluarga menyatakan puas dengan keteraturan distribusi dana bantuan sosial (bansos) untuk PKH melalui rekening, 92 persen puas dengan respon aduan, 94 persen puas pendampingan PKH, 93 persen puas kemudahan menjangkau lokasi distribusi bansos, dan 94 persen puas dengan kemudahan pencairan transaksi bansos,” ungkap Agus Gumiwang di Jakarta, Selasa (15/4/2019).

Baca: Jokowi dan Sandiaga Sama-sama Jalani Umroh Saat Masa Tenang, Ini Perbedaannya

Hasil survei juga menyatakan sebanyak 74 persen responden menggunakan dana bansos PKH untuk pembelian peralatan sekolah, 67 persen untuk biaya sekolah, 58 persen untuk biaya trasportasi ke sekolah, 54 persen untuk membeli makanan tambahan, 42 persen biaya ekstrakulikuler sekolah, dan 33 persen untuk biaya masuk sekolah di tahun ajaran baru.

Baca: Mendes Eko: Program Sertifikasi Lahan Bantu Kurangi Angka Kemiskinan

Agus Gumiwang juga menyatakan PKH membuat keluarga penerima manfaat melek dengan transaksi keuangan menggunakan jasa perbankan.

"Sebanyak 77 persen KPM menggunakan kartua keluarga sejahtera (KKS) untuk berbagai transaksi perbankan dan 23 persen menggunakan untuk tarik tunai bansos PKH, bagi 86 persen KPM PKH, rekening KKS adalah rekening pertama mereka, dan 23 persen KPM PKH memanfaatkan rekening KKS untuk transaksi keuangan mereka yang mana memberikan kontribusi signifikan terhadap Inklusi Keuangan,” katanya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved