Menteri Rini Sebut Bangunan Halal Park di GBK Akan Berkonsep Ramah Lingkungan

Halal Park akan dibangun di atas lahan seluas 21.000 meter persegi dan ditargetkan rampung pada 2020-2021.

Menteri Rini Sebut Bangunan Halal Park di GBK Akan Berkonsep Ramah Lingkungan
Ria Anatasia
Menteri BUMN Rini Soemarno usai peresmian miniatur Halal Park oleh Presiden RI Joko Widodo di GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan, pembangunan pusat perbelanjaan produk halal, Halal Park akan mengedepankan konsep ramah lingkungan.

"Kami ingin betul membuat bagaimana sih kita membedakan distrik halal dengan yang lain. Yang kami mau tekankan distrik halal ini harus sustainable dan friendly dengan lingkungan," kata Rini usai peresmian miniatur Halal Park oleh Presiden RI Joko Widodo di GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Halal Park akan dibangun di atas lahan seluas 21.000 meter persegi dan ditargetkan rampung pada 2020-2021.

Proses pembangunan diawali melalui pembukaan Miniatur Halal Park yang berlokasi di JI. Pintu Satu Senayan, Area Gelora Bung Karno (samping Basketball Hall) berisikan tenant fesyen, makanan dan minuman serta produk-produk UMKM binaan BUMN.

Baca: Si Kecil Rewel karena Gusinya Bengkak? Bisa Jadi Sedang Erupsi Gigi, Ini Tips Kurangi Nyeri

Adapun proyek pembangunan akan dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) dengan nilai investasi mencapai Rp 250 miliar.

"Konsepnya mengelaborasikan desain aktivitas berbasis konsep hala| melalui adaptasi nilai nilai keislaman yang digabungkan dengan budaya Nusantara. Desainnya juga mengarah ke islam Indonesia seperti masjid di kudus, ada atap minang kami sesuaikan semua," jelas Rini.

"Ini memakan waktu kira-kira 2 tahun, jadi kita punya sementara dulu (miniaturnya) biar masyarakat tahu besarnya nanti di sini (GBK)," tambahnya.

Rini menambahkan, produk yang didorong dalam distrik ini merupakan produk-produk halal. Dia juga akan menyediakan ruang untuk transaksi menggunakan bank syariah.

"Nanti UMKM yang masih rumahan atau belum full profesional mereka bisa datang ke sini tanya bagaimana produk mereka jadi produk halal. Nah kemudian kita bangun," kata Rinu.

"Makanya itu benar-benar kita konsentrasi tempatnya mana tapi kita lihat ini tempat bangus karena mal-mal ada, kalau distrik halal selesai, bisa bikin fesyen show, keliling mal-mal bisa sekalian. Mohon doanya dua tahun selesai," pungkasnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved