KPK Cecar Wali Kota Malang Soal Alur Pembahasan APBD-P Pemkot Malang

KPK mencecar Wali Kota Malang Sutiaji soal pengetahuannya terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

KPK Cecar Wali Kota Malang Soal Alur Pembahasan APBD-P Pemkot Malang
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK mencecar Wali Kota Malang Sutiaji soal pengetahuannya terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Diketahui, KPK memeriksa Sutiaji dalam kapasitasnya sebagai Wakil Wali Kota Malang saat pembahasan APBD-P tersebut. Sutiaji diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Sekda Kota Malang Cipto Wiyono.

"Saksi diperiksa untuk mendalami pengetahuannya. Jadi, dalam posisi dia saat itu pada saat peristiwa terjadi. Apa yang dia ketahui terkait dengan pembahasan tersebut," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Menurutnya, dalam proses pembahasan APBD-P itu diduga terdapat aliran dana atau permintaan dari sejumlah anggota DPRD Kota Malang saat itu.

Baca: Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 90 Orang, 374 Lainnya Tercatat Sakit

"Dengan kondisi pada saat itu diduga aliran dana atau bahkan permintaan dari sejumlah anggota DPRD Kota Malang tersebut terjadi. Jadi, kami perlu dalami itu dalam penyidikan ini," ucap Febri.

Baca: Bowo Sidik Akui Terima Rp 2 Miliar dari Menteri Enggar, Ini Kata Pimpinan KPK

Baca: Prestasi BTS dengan Album Baru Map of the Soul: Persona di Billboard 200

Sementara itu usai diperiksa, Sutiaji mengaku sempat dikonfrontir dengan Cipto Wiyono dalam pemeriksaannya tersebut.

"Jadi dikroscek, saya dimintai keterangan dengan Pak Cipto. Buat pernyataan benar atau tidak, persoalan DPRD Malang," kata Sutiaji.

Ia pun mengaku tidak tahu menahu soal aliran dana dalam pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015 itu.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved