Ini Isi Surat yang Dikirimkan Jokowi untuk Xi Jinping

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyampaikan isi surat yang dititipkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Ini Isi Surat yang Dikirimkan Jokowi untuk Xi Jinping
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Konferensi pers yang dilakukan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) didampingi sejumlah menteri dan Duta Besar RI untuk Tiongkok di Kempinski Hotel, Beijing, Tiongkok, Kamis (25/4/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyampaikan isi surat yang dititipkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Dalam surat yang akhirnya ia sampaikan di Istana Presiden Tiongkok di The Eastern Great Hall of The People itu, Jokowi menyampaikan permohonan maaf kepada Xi.

Hal itu karena sebelumnya Jokowi pernah berjanji untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Belt and Road Initiative (BRI).

"Isi suratnya pertama minta maaf karena beliau pernah berjanji hadir," ujar JK, dalam konferensi pers yang digelar di Kempinski Hotel, Beijing, Tiongkok, Kamis (25/4/2019) malam.

Kemudian Jokowi akhirnya membatalkan rencananya itu dan mengutus JK menggantikannya.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari Ini, Pontianak dan Bandar Lampung Waspada Hujan Petir

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini 26 April 2019 - Scorpio dan Kekasih Romantis, Virgo Punya Pengagum Rahasia !

JK menjelaskan bahwa saat ini Jokowi memang tengah fokus pada momen pasca Pemilu.

Sehingga tidak bisa meninggalkan tanah air.

"Namun karena pemilu masih dalam proses, sehingga Presiden tidak bisa meninggalkan Indonesia, maka mengutus saya khusus, isinya seperti itu," kata JK.

JK memang diketahui telah memberikan surat titipan dari Jokowi kepada Xi Jinping pada di Istana Presiden Tiongkok pada Kamis sore.

Ia memang saat ini dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Belt and Road Initiative (BRI) yang akan dibuka pada hari ini, Jumat (26/4/2019) waktu Tiongkok.

JK akan didampingi pula oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir serta Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved