Menhub Minta Pemda Tentukan Angkutan Antarmoda Guna Dukung Reaktifasi Jalur Kereta Api Garut-Cibatu

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku pihaknya sudah meminta kepada Pemerintah Daerah Garut untuk memastikan angkutan antar moda.

Menhub Minta Pemda Tentukan Angkutan Antarmoda Guna Dukung Reaktifasi Jalur Kereta Api Garut-Cibatu
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kereta Wisata dari stasiun Bandung menuju stasiun Cibatu, Jawa Barat pada Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku pihaknya sudah meminta kepada Pemerintah Daerah Garut untuk memastikan angkutan antar moda di dekat stasiun Garut dan Cibatu bisa beroperasi membawa pengunjung ke daerah destinasi wisata.

Hal itu disampaikan Budi Karya Sumadi saat kunjungan kerja bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jumat (26/4/2019).

"Kita minta kepada Pemda, dan Pemda tingkat dua, untuk mencocokan angkutan antar modanya dengan itu. Apakah dia buat bus, angkot, dan sebagainya. Jadi misalnya nanti stasiun Garut akan tumbuh sebagai stasiun yang baru, harus dipikirkan moda angkutan ke arah mana, itu harus dipikirkan. Jangan sudah jadi baru dibikin," kata Budi Karya Sumadi.

Baca: Kelakuan Pengawal Kim Jong-un Saat di Rusia, Sampai Rela Lakukan Hal Sepele Ini

Ia mengatakan, pengembangan pariwisata di Jawa Barat bagian selatan telah direncanankan sejak dua tahun lalu oleh pemerintah.

Budi Karya Sumadi mengatakan yang menjadi fokus saat ini adalah bagaimana aliran pariwisata dari Jakarta dan Bandung bisa mengarah ke Garut dan sekitarnya.

"Kalau Jawa Barat bagian selatan kita concernnya bagaimana aliran pariwisata dari Jakarta dan Bandung itu bisa ke arah sini. Itu yang penting. Itu dilakukan dengan kereta api, jalan, dan jalan tol," kata Budi Karya Sumadi.

Baca: Pertemuan Jokowi-Zulkifli Hasan, Isu PAN Gabung Koalisi Jokowi hingga Nasib People Power Amien Rais

Ia mengatakan reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut akan diselesaikan di akhir tahun ini dan baru beroperasi pada tahun depan.

Budi karya mengatakan bahwa jalur kereta di Garut akan jadi yang pertama diaktifkan di Jawa Barat dan beberapa jalur kereta lainnya akan menyusul.

"Insya allah akan selesai Desember 2019. Operasional ya Februari (2020)," ujar Budi Karya.

Budi Karya menjelaskan, saat ini proyek reaktivasi jalur kereta api khusus Garut - Cibatu ditangani PT KAI dengan biaya sekira Rp 400 miliar.

Ia berharap reaktivasi jalur kereta api tersebut menjadikan kereta api sebagai angkutan pengganti.

Baca: Reaksi dan Kehebohan Penggemar Avengers: Endgame, Ada yang Menangis hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Selain itu ia berharap, reaktivasi jalur kereta api tersebut dapat membangun kegiatan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pariwisata.

"Kedua membangun kegiatan ekonomi dan secara khusus di sektor pariwisata. Garut ada obyek wisata yang bagus sekali sehingga ada satu kolaborasi atau kelengkapan aktivitas di mana transportasi bagus, dan kementerian pariwisata membangun obyek wisata sehingga memungkinkan daerah ini menjadi daerah yang menarik," kata Budi Karya.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved