Sri Mulyani Sebut Reaktivasi Jalur Kereta Zaman Belanda sebagai Proyek Jenius

Sri Mulyani memuji proyek reaktivasi jalur kereta zaman Belanda di Jawa Barat bagian selatan yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan.

Sri Mulyani Sebut Reaktivasi Jalur Kereta Zaman Belanda sebagai Proyek Jenius
TRIBUNNEWS.COM/GITA
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani memuji proyek reaktivasi jalur kereta zaman Belanda di Jawa Barat bagian selatan yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan.

Sri menilai, proyek tersebut jenius.

Pujian tersebut disampaikannya di atas kereta wisata dalam perjalanan dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Cibatu, Garut Jawa Barat pada Jumat (26/4/2019).

"Ini adalah program yang jenius. Saya senang sekali karena kita sudah punya jalurnya, jadi kalau direvitalisasi tidak perlu anggaran lebih banyak tapi kita bisa mendapatkan suatu kegiatan ekonomi yang bisa diperbarui," kata Sri.

Lebih jauh, Sri mengatakan proyek keroyokan yang melibatkan Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintah Daerah Jawa Barat itu akan menciptakan hasil yang lebih baik dan lebih banyak.

Baca: Menteri Sri Mulyani Sebut Kartu Jokowi Masuk Prioritas di APBN 2020

Ia pun berterima kasih kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berada di sebelahnya.

"Kalau kerja bareng. Kita pasti akan bisa menghasilkan jauh lebih baik dan lebih banyak. Kita senang sekarang selalu kerja satu tim dalam pemerintah ini. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, beberapa kementerian lembaga. Ini adalah ide yang sangat jenius, saya berterima kasih kepada menteri perhubungan," kata Sri.

Baca: Nasib People Power Amien Rais Setelah Zulkifli Hasan Temui Jokowi, Simak 3 Fakta Terbaru Ini

Dalam perjalanan tersebut, turut serta juga Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Tidak hanya itu, penumpang kereta tersebut juga terdiri dari mahasiswa yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi dan para perempuan penerima Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Penulis: Gita Irawan
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved