Ditahan KPK, Bupati Jepara Malah Senyum

Ahmad Marzuqi merupakan tersangka suap terkait putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik

Ditahan KPK, Bupati Jepara Malah Senyum
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Ahmad Marzuqi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Bupati Jepara periode 2017-2022 Ahmad Marzuqi.

Ahmad Marzuqi merupakan tersangka suap terkait putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK serta tangan terborgol, Ahmad Marzuqi keluar dari kantor komisi antirasuah sekira pukul 15.09 WIB.

Tak banyak kalimat yang diucapkan Ahmad Marzuqi. Dia malah lebih banyak mengumbar senyum kepada awak media setelah dirinya ditahan KPK.

"Ya kita sebagai warga negara yang taat akan peraturan perundang-undangan, ya kita mengikuti proses yang berlaku. Karena itu, doakan sajalah semoga kami menerima nya dengan tabah dan sabar. Wong Nabi Yusuf aja dihukum. Terima kasih," ucap Ahmad sebelum menaiki mobil tahanan, Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Tak lama setelah Bupati Ahmad ditahan, kepada pewarta Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan lokasi penahanan dari Ahmad.

Baca: Tetap Dipenjara 8 Tahun, Mahkamah Agung Tolak PK Mantan Menteri ESDM Jero Wacik

"AM (Ahmad Marzuqi) Bupati Jepara periode 2017-2022 ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan hakim pada PN Semarang Lasito.

Lasito selaku hakim pada Pengadilan Negeri Semarang diduga menerima hadiah atau janji dari Ahmad Marzuqi.

Pada pertengahan 2017, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik DPC PPP Kabupaten Jepara 2011-2014 dengan tersangka Ahmad Marzuqi.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved