TKN: Presiden dan Wapres terpilih akan tetap sah meski Kubu 02 Tolak Hasil KPU

Sesuai UU Pemilu, penyelesaian sengketa hasil perhitungan suara pilpres dilakukan pada jalur MK dan hanya jalur itu yang dibolehkan UU

TKN: Presiden dan Wapres terpilih akan tetap sah meski Kubu 02 Tolak Hasil KPU
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Politikus Partai NasDem Johnny G Plate 

Proses perhitungan suara pilpres di TPS juga kata dia, rata-rata selesai sebelum jam 18.00 waktu setempat dan dihadiri oleh banyak masyarakat yang ingin tahu siapa paslon pemenang di setiap TPS.

Untuk itu hampir tidak mungkin ada kecurangan dengan sengaja. Apalagi seluruh dokumen dan sertifikat perhitungan suara ditandatangani oleh seluruh saksi yang hadir.

Demikian halnya rekapitulasi di tingkat berikutnya mulai dari kecamatan, kabupaten/Kota, propinsi sampai di KPU RI.

Baca: Jelang Pengumuman Hasil Pilpres 22 Mei 2019, Kedubes AS Keluarkan Peringatan Keamanan Bagi Warganya

"Semuanya mendapat perhatian dan diawasi secara ketat juga. Masyarakat menyaksikan bahwa pemilu Presiden kali ini sudah berlangsung dengan baik (free election). Tidak ada alasan yang substantif untuk menolak hasil pilpres," paparnya.

Jika BPN menolak hasil pilpres maka itu, menurut dia, menjadi hak mereka.

Namun dia tegaskan, pemilu dan hasil pemilu tetap sah dan legitim, meskipun BPN menolak hasil KPU.

"Hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU akan tetap berlaku sah, legitim dan sesuai dengan amanat UU. Presiden dan Wapres terpilih juga akan tetap sah dan legitim," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)- KH Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago kepada Tribunnews.com, Jumat (17/5/2019).

Menurut Irma, KPU sudah sesuai kententuan perundang-undangan berlaku untuk melakukan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019, pada 25 Mei mendatang.

Baca: TKN Jokowi-Maruf Temukan Beberapa Kejanggalan Data dari Klaim Kecurangan Pemilu Versi BPN

Penetapan tersebut dilakukan sesuai jadwal hanya jika tak ada sengketa hasil pemilu ke MK.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved