Pemilu 2019

Kasus Dugaan Penyelundupan Senjata, TNI-Polri Tangkap Mayjen Purnawirawan S dan Praka BP

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Sisriadi mengatakan seorang Purnawirawan TNI berpangkat Mayjen berinisial S

Kasus Dugaan Penyelundupan Senjata, TNI-Polri Tangkap Mayjen Purnawirawan S dan Praka BP
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI dan Polri melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penyelundupan senjata api terkait aksi unjuk rasa 22 Mei 2019 menyikapi hasil rekapitulasi KPU dalam suara Pilpres 2019.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Sisriadi mengatakan seorang Purnawirawan TNI berpangkat Mayjen berinisial S bersama seorang oknum berstatus militer aktif berpangkat Praka berinisial BP ditangkap oleh penyidik dari Mabes Polri dan POM TNI.

"Tadi malam, Senin (20/5/2019), telah dilakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pada waktu bersamaan oleh penyidik dari Mabes Polri dan penyidik dari POM TNI. Penyidikan dilakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn. S), sedangkan satu oknum lainnya berstatus militer (Praka BP)," kata Sisriadi saat dikonfirmasi pada Selasa (21/5/2019).

Baca: Dari Singapura SBY akan Sampaikan Sikap Demokrat

Kata Sisriadi, Mayjen S saat ini menjadi tahanan Mabes Polri dan telah dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur Jakarta Selatan bersama Praka BP.

"Saat ini Mayjen (Purn) S menjadi tahanan Mabes Polri dan dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur. Sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Guntur," kata Sisriadi.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved