Pemilu 2019

PAN Terima Hasil Pemilu, TKN : Terima Kasih Pak Zulkifli Hasan

Sekjen PDI Perjuangan ini pun mengatakan, komunikasi dengan PAN untuk bergabung dalam koalisi Jokowi-Maruf terus dijalankan

PAN Terima Hasil Pemilu, TKN : Terima Kasih Pak Zulkifli Hasan
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang menerima hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hasto pun mengucapkan terima kasih kepada Ketua MPR itu.

Baca: Sikap KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa tentang Purnawirawan TNI Mau Aksi 22 Mei 2019 di Jakarta

"Ya terima kasih buat pak Zul (red-Zulkifli Hasan)," kata di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Sekjen PDI Perjuangan ini pun mengatakan, komunikasi dengan PAN untuk bergabung dalam koalisi Jokowi-Maruf terus dijalankan.

Bahkan, Hasto Kristiyanto menyebut tak hanya PAN. Pintu komunikasi dengan Demokrat dan Gerindra juga dibuka untuk masuk ke koalisi.

"Jadi bukan hanya setelah pemilu tapi proses yang terus menerus yang dilakukan parpol. Berpolitik tanpa dialog dan musyawarah tidak akan membuka ruang solusi jadi kami akan tetap toh nanti kita di DPR kami akan bersentuhan dengan Gerindra, Pan, Demokrat dan PKS jadi mengapa menjaga jarak. Jadi itu merupakan hal yang keharusan," ucap Hasto Kristiyanto.

Dikabarkan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyatakan partainya mengakui pengumuman hasil rekapitulasi suara pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Di mana dalam pengumuman rekapitulasi suara Pilpres 2019, KPU menyatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang.

"Jadi itu mesti saya jelaskan kita mengakui hasil resmi yang dilakukan lembaga resmi KPU, tentu kita mengakui," ujar Zulhas, panggilan akrabnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Selanjutnya, ia meluruskan berhembusnya kabar perwakilan PAN tidak menandatangani hasil rekapitulasi KPU.

Zulhas menjelaskan, pada awalnya perwakilan PAN yang hadir dalam rapat pengumuman hasil suara pemilu tidak menandatangani hasil rekapitulasi.

Hal itu karena ada lima daerah pemilihan legislatif yang digugat oleh partai berlambang matahari terbit itu.

Baca: PDI Perjuangan : Terima Kasih Prabowo-Sandiaga Jadi Patner Pemilu Yang Beradab dan Demokratis

"Jadi kita mengakui, nah memang semalam itu ada salah paham sedikit karena itu rekapitulasi Pileg kita ada menggugat 5 dapil, ada Sulawesi Utara, Jawa Tengah ada beberapa dapil kita tdak setuju karena itu kita akan bawa ke MK (Mahkamah Konstitusi)," ungkapnya.

"Maka perwakilan PAN tidak tanda tangan, tapi setelah konfirmasi kita tanda tangan dengan catatan 5 itu tetap bisa kita gugat ke MK, maka kami sudah menandatangani rekapitulasi KPU. Jadi tidak ada lagi brita simpang siur, kalau kami mengakui hasil lembaga resmi KPU," imbuhnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved