Selasa, 21 April 2026

Mini Hackathon 2026 Perkuat Ekosistem Developer Pembayaran Digital Berbasis AI

Workshop dan Mini Hackathon 2026 digelar 23 Februari-4 Maret 2026 dengan tema “Redefining Digital Payments through AI & Cloud Innovation”.

Editor: Content Writer
Paylabs
MINI HACKATHON 2026 - Paylabs bersama Alibaba Cloud Indonesia dan BINUS University melalui School of Computer Science menghadirkan Workshop dan Mini Hackathon 2026 sebagai upaya memperkuat fondasi inovasi fintech di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 23 Februari hingga 4 Maret 2026 dengan mengusung tema “Redefining Digital Payments through AI & Cloud Innovation”. 

TRIBUNNEWS.COM – Transformasi digital di sektor keuangan tidak hanya membutuhkan teknologi mutakhir, tetapi juga kesiapan ekosistem dan talenta yang mampu mengembangkannya. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Paylabs bersama Alibaba Cloud Indonesia dan BINUS University melalui School of Computer Science menghadirkan Workshop dan Mini Hackathon 2026 sebagai upaya memperkuat fondasi inovasi fintech di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada 23 Februari hingga 4 Maret 2026 ini mengusung tema “Redefining Digital Payments through AI & Cloud Innovation”. Fokus utamanya adalah membangun ekosistem developer yang memahami integrasi antara artificial intelligence (AI), infrastruktur cloud, dan sistem payment gateway dalam menciptakan solusi pembayaran digital yang lebih cerdas dan efisien.

Global Program Manager, AI Advocacy & Developer Experience Alibaba Cloud Internasional, Febria Roosita, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem menjadi kunci dalam mendorong percepatan adopsi teknologi.

“Kami percaya pengembangan AI tidak bisa berjalan sendiri tanpa kolaborasi lintas sektor. Mini Hackathon ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memperluas akses pembelajaran cloud dan AI sekaligus membangun komunitas developer yang siap menghadapi kebutuhan industri pembayaran digital,” ujarnya.

Baca juga: Integrasi Sistem Pembayaran Jadi Tantangan UMKM di Luar Kota Besar 

Rangkaian acara diawali dengan workshop eksklusif yang menghadirkan para praktisi industri untuk membahas tren, tantangan, serta implementasi AI dalam sistem pembayaran. Mahasiswa mendapatkan pembekalan teknis terkait pengelolaan data, pengembangan model, hingga penerapan solusi berbasis cloud yang skalabel.

Selanjutnya, peserta mengikuti Mini Hackathon dengan tantangan mengembangkan minimum viable product (MVP) yang mampu menjawab persoalan riil dalam ekosistem transaksi digital. Pada sesi final di Kampus @Alam Sutera, para finalis mempresentasikan solusi mereka di hadapan dewan juri untuk memperebutkan posisi juara 1, 2, 3, dan favorit. Penilaian mencakup aspek inovasi, desain dan pengalaman pengguna, optimalisasi AI, serta potensi implementasi di industri.

Head of Computer Science Program Alam Sutera BINUS University, Diana, S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa sinergi dengan industri menjadi strategi penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi era digital.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar membangun aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana solusi teknologi harus relevan dengan kebutuhan pasar. Kolaborasi akademisi dan industri menjadi kunci dalam mencetak inovator yang siap berkontribusi langsung pada penguatan ekosistem digital nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Marketing Manager Indonesia & China Paylabs, Raditta, melihat ajang ini sebagai langkah awal membangun kolaborasi jangka panjang.

“Sebagai payment gateway berlisensi di Indonesia, kami berkomitmen mendukung pengembangan sistem pembayaran digital yang adaptif dan aman. Mini Hackathon 2026 menjadi ruang strategis untuk menemukan ide-ide segar dari talenta muda yang berpotensi diimplementasikan dalam ekosistem pembayaran nasional,” ungkapnya.

Baca juga: Alibaba Rilis QwQ-32B-Preview, Teknologi Kecerdasan Buatan yang Lebih Pintar Ketimbang OpenAI

Dengan dukungan infrastruktur cloud yang fleksibel dari Alibaba Cloud Indonesia serta pengalaman Paylabs dalam menyediakan berbagai metode pembayaran seperti QRIS, e-wallet, dan virtual account, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya solusi fintech yang lebih inovatif dan berdaya saing.

Mini Hackathon 2026 pun menjadi momentum penguatan ekosistem developer sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan industri pembayaran digital Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved