• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribunnews.com

Ini Dia Jurus Diagnosis Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan

Sabtu, 16 Maret 2013 19:02 WIB
Ini Dia Jurus Diagnosis Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan
surya/izi hartono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Beli mobil bekas wajib teliti. Apalagi jika bekas tabrakan. Mau tak mau mesti jeli untuk menemukan cara untuk mendiagnosis mobil bekas tabrakan.

Mungkin bisa menggunakan trik dari  Sidarto SA, pemilik bengkel reparasi bodi di Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia menjelaskan ciri-ciri khas mobil bekas tabrakan.

1.    Saat dijalankan di lintasan rata dan bagus, setir menarik ke satu sisi, kanan atau kiri.

Hal tersebut bisa dirasakan pada kecepatan antara 40 dan 60 kpj. Penyebabnya, jarak pijak roda depan atau belakang berubah atau tidak sesuai dengan aslinya akibat benturan kencang, baik dari depan, belakang, maupun samping. Untuk memperbaikinya, sasis harus diluruskan.

2.    Radius putar berbeda antara ke kanan dan kiri akibat berbedanya jarak pijak depan dan belakang.

Penjual biasanya berkilah, mobil belum di-spooring. Untuk membuktikan, ya harus dibawa ke bengkel spooring. Setelah itu, harus dites langsung menempuh jarak 5 km. Kalau perlu harus coba melalui polisi tidur atau berlubang. Kalau ternyata radius putar kanan dan kiri tetap tidak sama, berarti kerusakan sudah permanen. Sebaiknya, transaksi dibatalkan.

3.    Tes kebocoran karet kaca, khusus bagian depan dan belakang.

Cara paling gampang, semprotkan air dari selang bertekanan tinggi ke pinggir kaca yang dipasangkan ke bodi. Proses perbaikan bodi yang kurang bagus dan penggunaan komponen murah menyebabkan rembesan air ke sisi dalam kaca (ruang dalam mobil). Hal ini menandakan mobil pernah tabrakan cukup berat, dengan kerusakan bodi yang juga lumayan berat.

Editor: fajar anjungroso
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1561381 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas